Sampah Kiriman Dari Eks TPA Panembong Penuhi Aliran Sungai Cipanggilingan

Limbah Sampah Eks TPA Panembong Penuhi Aliran Sungai Cipanggilingan (Foto Ruslan Effendi/RRI)

KBRN, Subang: Warga Gang Cendrawasih RW 02 Kelurahan Soklat Subang, dikagetkan dengan tumpukan sampah yang memenuhi aliran Sungai Cipanggilingan, Senin (23/5/2922). Karena dalam waktu sekejap, sampah tersebut langsung memenuhi aliran sungai tersebut.

Fahmi (25) yang rumahnya berdekatan dengan aliran sungai Cipanggilingan mengungkapkan, gundukan sampah tersebut, merupakan yang terbanyak, dibandingkan sebelum-sebelumnya.

"Sekarang mah lebih parah pak, sebelum-sebelumnya sih tidak sebanyak ini," ujar Fahmi kepada RRI di Subang, Senin (23/5/2022).

Fahmi mengatakan, bersama dengan warga yang lain, terpaksa membuang gundukan sampah yang berada di dalam sungai itu, dengan cara menghanyutkannya. Karena menurutnya, jija dibiarkan selain mengeluarkan aroma yang tidak sedap, juga mengakibatkan air di saluran sungai Cipanggilingan meluap.

"Dari pada mengakibatkan banjir, kami bersama warga lainnya, terpaksa membuka pintu air, untuk menghanyutkannya. Lagi pula, kalau dibiarkan baunya minta ampun pak, menyengat sekali," terangnya.

Sementara itu Rusnandi (55) menyatakan, terkait sering terjadinya gundukan sampah di aliran sungai Cipanggilingan, tidak hanya mengakibatkan banjir, dan sidementasi. Tetapi juga membuat air sumur milik warga terkontaminasi, tidak hanya warnai air sumur yang berubah warna dari jernih menjadi kotor, juga mengeluarkan aroma bau pada air.

"Beberapa tahun silam, tidak perbah seperti ini, sekarang mah duh benar-benar kami dan warga yang lainnya di buat pusing pak, dengan sampah-sampah ini," ucap Rusnandi.

Rusnandi juga menyebutkan, dengan berubahnya warna air sumur, dan mengeluarkan aroma bau, menyebabkan gatal di kulit, dan juga penyakit lainnya.

"Makanya kami berharap, sebelum kejadian semakin parah menimpa warga, pemerintah dimohon segera turun tangan. Karena sampah-sampah ini, kami duga limbah sampah dari bekas TPA Panembong, yang sudah di tutup oleh Pemda," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar