Rasa Haru Warnai Pertemuan Raja Galuh Pakuan dengan Warga Sunda Tanah Bumbu Kalsel, PBSTB; Terimakasih Pak Bupati

Raja Lembaga Adat Karaton Galuh Pakuan, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana saat berkunjung ke Paguyuban Baraya Sunda Tanah Bumbu (PBSTB) Kalimantan Selatan.(Foto:Istimewa)

KBRN, Bandung; Paguyuban Baraya Sunda Tanah Bumbu (PBSTB), menyambut kedatangan Raja Lembaga Adat Karaton Galuh Pakuan, Rahyang Mandalajati Evi Silviadi Sanggabuana dan rengrengan, di Sekretariat PBSTB, dalam rangkaian acara kunjungan Evi memenuhi undangan Bupati Tanah Bumbu, H. M. Zairullah Azhar. 

Pada pertemuan yang tampak dipenuhi suasana haru tersebut, Ketua PBSTB Irfan mengatakan  PBSTB beranggotakan 1000 orang warga Sunda yang terdata tinggal di Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan.

Irfan, juga mengakui telah memperhatikan dan mengapresiasi konsistensi serta sepak terjang Raja Galuh Pakuan, dalam melestarikan dan mengembangkan Budaya Sunda selama ini. 

"Meski baru dipertemukan pada kesempatan hari ini, kami warga Sunda yang tinggal di pulau Kalimantan, telah lama memperhatikan dan kenal betul siapa Raja Galuh Pakuan, bahkan wejangan-wejangan serta visi misinya,"tutur Irfan kepada wartawan, Senin, (22/5/22/2022).

"Pada acara kunjungan kali ini, Kang Raja ingin bersilaturahmi dengan anak-anaknya, masyarakat Sunda yang tengah berkiprah di Kabupaten Tanah Bumbu, dan menyampaikan pesan untuk terus konsisten berkarya memberikan manfaat, serta untuk tidak merasa sebagai orang asing di pulau Kalimantan ini. Sebab pulau ini menurut Kang Raja, merupakan bagian dari tanah air Bangsa Sunda yang dulunya disebut sebagai Pulau Sunda Besar,"lanjutnya. 

Sementara itu, Sekretaris Jendral PBSTB, Ari Kadarsah, mengaku terharu dan berterimakasih kepada Bupati Tanah Bumbu, karena telah menghadirkan orang yang spesial untuk bersilaturahmi dengan masyarakat Sunda di Tanah Bumbu.

 "Kami merasa seperti dikunjungi orang tua sendiri. Kami berterimakasih kepada Pak Bupati yang telah menghadirkan untuk kami, seseorang yang sama sekali bukan orang sembarangan dari tanah kelahiran kami di Tatar Sunda,"ungkap Ari. 

Pada kunjungan tersebut, selain bersilaturahmi dan menyampaikan beberapa wejangan, Raja Galuh Pakuan juga akan mengirimkan beberapa set alat kesenian khas Sunda seperti calung serta sisingaan, juga mengirimkan pelatih jaipongan, agar warga Sunda di Tanah Bumbu bisa merasa dekat dengan tanah kelahirannya serta dapat mengembangkan kebudayaan Sunda meski tidak lagi berada di tanah kelahirannya tersebut. 

"Kami juga akan sertakan masyarakat Sunda di pulau Sunda Besar ini dalam Festival Tari Jaipong Kreasi Galuh Pakuan Cup. Untuk itu kami akan kirimkan pelatih jaipongan terbaik untuk mengajar warga-warga Sunda yang ada di sini,"pungkas Evi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar