Penutupan Pasar Domba di Ciamis

Suasana pasar domba Banjasari pada hari pertama penutupan pasar(Dok.Disnakkan Caimis)

KBRN,Ciamis:  Hari pertama penutupan pasar ternak di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) melakukan monitoring dan sosialisasi kepada pedagang yang menjual ternak di Pasar Domba  Banjarsari, Sabtu (14/5/2022). Kepala Disnakkan Kabupaten Ciamis Syarief Nurhidayat mengatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan monitoring ke sejumlah pasar hewan yang ada di Kabupaten Ciamis.

“Hari ini kami melakukan monitoring ke setiap pasar ternak. Salah satunya hari ini kami melakukan monitoring ke Pasar Domba Banjarsari. Dimana hari ini merupakan hari pasar yang bertepatan dengan hari pertama penutupan lokasi pasar ternak,” katanya, Sabtu (14/05/2022).

Penutupan pasar hewan ini,  tindaklanjut surat edaran Dinas Peternakan dan Perikanan Provinsi Jawa Barat yang  tertuang dalam surat nomor b2037/PT.04.02/KESWAN tanggal 7 Mei 2022.

“Untuk hari ini kami masih mentolerir para pedagang yang masuk ke pasar Domba Banjarsari,” katanya. Hari pertama penutupan pasar ternak masih banyak para pedagang yang belum mengetahui adanya penutupan.

“Maka dari itu kami langsung memberikan arahan serta pemahaman kepada semua para pedagang. Agar kedepannya jangan dulu pergi ke pasar untuk memasarkan domba sebelum adanya pemberitahuan lanjutan dari dinas,” terangnya.

Lanjut Syarief, pihaknya akan menindak tegas jika kedepannya terdapat pasar hewan yang masih beroperasi di tengah aturan penutupan yang diberlakukan.

“Jika ke depannya masih ada pasar hewan yang beroperasi, maka akan kita tindak. Nanti kami akan koordinasi dengan Satpol PP serta dinas lainya yang mempunyai kewenangan,” katanya.

Syarief berharap semua pedagang bisa memaklumi penutupan pasar ternak tersebut. Karena hal itu dilakukan demi menekan angka penularan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang disebabkan oleh hewan ternak seperti kambing, domba serta sapi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar