Prof. Muradi Tidak Lolos Tiga Besar, Senat Fisip Unsil : Kami Masih Mengikuti Dinamika Pilrek

"Anggota senat Fisip Unsil Taufik Nurohman (Kiri) beraama Prof. Muradi," (Nova Nugraha/ RRI)

KBRN, Tasikmalaya : Hasil sidang Senat Unsil pada Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Siliwangi (Unsil) menyatakan tiga calon Rektor lolos ke tahap selanjutnya.

Tiga Calon yang lolos tiga besar adalah Dr. Nundang Busaeri, Prof. Iis Marwan dan Dr. Gumilar Mulya.

Senat Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (Fisip) Unsil pengusung calon nomor urut 1 Prof Muradi mengaku, kecewa calon yang diusungnya gagal melangkah ke tiga besar. Namun demikian, masih akan mengikuti perkembangan dinamika Pilrek Unsil periode 2022-2026.

Anggota Senat Fisip Unsil Taufik Nurohman mengatakan, pihaknya kecewa ide dan gagasan yang ditawarkan Muradi tak bisa mendapat tempat di hati sebagian besar senat.

"Menang kalah itu biasa, tapi tetap ya kecewa. Ada ide gagasan yang cemerlang, tapi tidak mendapat perhatian," ujar Taufik kepada RRI, Kamis (20/1/2022).

Namun demikian, lanjut Taufik karena Pilrek masih terus berproses, pihaknya akan terus mengikuti perkembangannya.

"Kami juga akan berdiskusi lebih mendalam untuk kemudian mencoba berkomunikasi dengan tiga calon rektor yang lolos tiga besar. Kami memiliki dua suara yang meentukan dalam pemilihan Rektor," jelasnya.

Impian Fisip memajukan Unsil melalui skema calon yang diusung, akan tetap diupayakan agar bisa dijalankan calon rektor yang ada.

"Kami berkomitmen untuk memperjuangkan dan mensinergikan cara  yang kami dan  Prof Muradi tawarkan, " ujar dia.

Maka sebelum penentuan rektor terpilih, senat Fisip akan akan berkomunikasi dengan  ke ketiga calon itu.  Langkah ini diambil sebagai itkad baik untuk membangun hubungan baik, meski Pilrek telah memunculkan perbedaan pandangan dan pilihan.

Sementara itu sebagai kandidat yang diusung Fisip, Prof. Muradi  mengikuti apa yang menjadi keputusan Fisip yang selama ini setia dan konsisten mengusungnya.

"Saya ini diusung Fisip. Jadi say akan ikuyi sikap mereka," katanya.

Terkait adanya dugaan kejanggalan proses Pilrek, Muradi tetap akan memgikuti dan mwnghormati keputusan yang mengusungnya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar