Banjir Bandang,Tim Satgas Bangun Jembatan Darurat

KBRN, Garut : Satgas Penanganan Bencana Banjir Bandang Sukawening - Karangtengah, Kabupaten Garut, hingga kini masih terus melakukan pemetaan dan mitigasi, diantaranya memperbaiki dan membuat jembatan serta jalan darurat, pasca terputus tersapu banjir bandang dari sungai Citameng, akibat tingginya intensitas curah hujan.

" Langkah mitigasi itu dilakukan untuk mengembalikan aktivitas masyarakat di tiga Desa di Kecamatan Karangtengah  yang sempat terisolir akibat jembatan dan jalan sempat terputus seperti di Kampung Cibangkong dan Cileles Desa Sukamukti dan Caringin Karangtengah Garut," kata Kapolres Garut AKBP. Wirdhanto Hadichaksono kepada RRI saat ditemui di lokasi bencana Karangtengah Garut Jabar, Minggu (28/11/2021).

Menurut Kapolres, selain membuat jembatan dan akses jalan warga darurat, pihaknya juga melakukan mitigasi dengan mengevakuasi sejumlah warga yang rumahnya terancam maupun terdampak banjir bandang.

"Ada sekitar 65 KK yang harus dievakuasi di Kp.Cbangkong dan Cileles, mereka ada yang tinggal dipengungsian juga ada yang tinggal disanak saudaranya. Sementara saat ini yang tinggal dipengungsian ada sekitar 300 KK dari 3 Desa yang terdampak," jelasnya.

Kapolres menambahkan, ada tiga titik lokasi pengungsian yang didirikan oleh tim satgas penanganan bencana TNI/Polri, BPBD, Relawan dan unsur Forkopimcam di Kecamatan Sukawening, dan juga Karangtengah.

"Masing-masing pengungsian telah dilengkapi dapur umum untuk melayani warga korban banjir bandang," tuturnya.

Dibagian lain, banjir bandang Sukawening dan Karangtengah tersebut, sudah mulai mengundang simpati para donatur dari berbagai elemen masyarakat yang ditandai dengan mengalirnya berbagai bantuan logistik dari donatur.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar