Lima Desa di Subang Terima Bantuan Dump Truck Dari Korsel

SGF Korsel Serahkan 5 Unit Kensaraan Dump Truck Kepada Pemkab Subang Untuk 5 Desa Di Subang

KBRN, Subang : Lima Desa di Subang mendapat bantuan masing-masing satu unit kendaraan dump truck, dari Saemul Globalization Foundation (SGF) Korea Selatan, Sabtu (27/11/2021).

Kelima kendaraan dump truck tersebut, untuk sarana pengangkut sampah di lima desa, ke TPS Reduce, Reuse, Recycle (3R).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang Rona Mairansyah menyatakan, bahwa bantuam 5 unit kendaraan dump truck, untuk 5 desa, 5 Kecamatan, merupakan tindak lanjut dari kerjasama, antara Pemkab Subang dengan SGF Korea Selatan, yang telah sepakat, untuk bekerjasama dengan SGF, dalam berbagai bidang. Salah satu diantaranya adalah, mengenai pengelolaan sampah berbasis 3R, dengan berbagai sarana, dan prasarananya.

"Bantuan 5 unit kendaraan dump truck tersebut, sebagai bentuk keseriusan SGF Korea Selatan, untuk membantu Pemkab Subang, salah satunya dalam mengatasi permasalahan sampah, yang sudah sekian lama menjadi polemik di kita," ujar Rona kepada RRI di Subang, Sabtu (27/11/2021).

Dengan bantuan 5 unit kendaraan dump truck tersebut kata Rona, menjadi salah satu percontohan di 5 desa di 5 kecamatan, dalam hal penanganan sampah yang berbasis 3R.

"Jika 5 desa itu berhasil, tidak menutup kemungkinan, kerjasama ini akan berlanjut ke desa-desa lainnya. Karena persoalan sampah ini perlu keseriusan dalam penanganannya. Apalagi nanti kedepan setelah Patimban dan Kawasan Industri selesai, persoalan sampah ini, akan semakin bertambah," terangnya.

Sementara kelima desa yang mendapatkan bantuan 5 kendaraan dump truck itu diungkapkan Rona yaitu, Desa Balimbing Kecamatan Pagaden Barat, Desa Sukareja Kecamatan Sukasari, Desa Kertajaya Kecamatan Tambakdahan, dan Desa Gunungtua Kecamatan Cijambe serta Desa Wantilan Kecamatan Cipeundeuy.

"Mudah-mudahan saja kelima desa itu, mampu menyekesaikan permasalahan sampah di desanya masing-masing. Sehingga kedepan mampu meminimalisir permasalahan sampah, yang semakin komplek itu," tandas Kadis LH.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar