Dede Yusuf : Aturan Nobar Piala Menpora Harus Disosialisasikan !!

KBRN, Kab Bandung : Turnamen sepakbola Piala Menpora yang akan digelar mulai 20 Maret 2021, harus dijadikan pijakan bagi semua pihak, bagaimana menggelar sebuah event olahaga di masa Pandemi ini.

Dalam sebuah diskusi bertajuk ngobrol bareng yang diselenggarakan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Bandung Raya, di sebuah rumah makan di Banjaran Kab Bandung, Sabtu (27/2), Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf, menekankan pentingnya semua pihak memperhatikan protokol kesehatan.

" Piala Menpora menjadi test case menuju  Kompetisi Liga Indonesia. Jika Piala Menpora ini sukses, maka akan menjadi pijakan juga untuk event olahraga lain, tidak hanya sepakbola," tegas Dede Yusuf. 

Komisi X yang salah satunya membidangi masalah olahraga imbuh Dede Yusuf, sangat mendorong digelarnya event olahraga yang sudah terhenti lama akibat wabah global Pandemi Covid 19 ini.

Hanya saja Politisi Partai Demokrat itu mewanti-wanti agar event olahraga tidak malah menjadi kluster baru penyebaran Covid 19 ini.

Terkait Turnamen pemanasan Piala Menpora 2021, Dede Yusuf setuju jika aturan mengenai nonton bareng harus tegas, ketat dan jelas.

" Yang perlu dilakukan adalah pendekatan dan sosialisasi kepada kelompok-kelompok suporter," imbuhnya.

Tujuannya kata Dede Yusuf, agar mereka memiliki panduan terkait batasan berapa orang yang diperbolehkan selama nonton bareng atau nobar.

Selain itu, mereka juga harus melaporkan kegiatan nobarnya kepada pimpinan suporternya. Aparat keamanan juga harus proaktif mengawasi jalannya nobar tersebut.

" Tujuan utamanya bukanlah melarang menonton, tapi tujuan utamanya adalah mencegah penyebaran (Covid 19)," ujar wakil rakyat dari Dapil Jabar 2 Kab Bandung dan Bandung Barat tersebut.

Pada kesempatan itu, Dede Yusuf mengajak semua elemen suporter di tanah air menyukseskan Piala Menpora 2021. Caranya, tidak ngeyel memaksakan diri datang ke areal stadion, termasuk jangan berkerumun saat menggelar nonton bareng.

Selain Dede Yusuf, ngobrol bareng tersebut juga dihadiri Ketua Imah Rancage Saeful Bachri, Ketua IJTI Korda Bandung Raya Rezitya Prasaja dan wartawan  yang biasa melakukan peliputan di Kab Bandung.

Acara yang merupakan rangkaian Hari Pers Nasional 2021 itu, dikemas serius tapi santai, dipandu moderator reporter RRI Bandung Didi Mainaki.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00