76 Tim Sepakbola Usia Dini Turnamen KBPP Polri Berebut Tiket, Wakili Indonesia di Seri Internasional

Waka Polda Jabar Brigjen Pol. Bariza Sulfi dan Ketua Umum KBPP Polri Evita Nursanty, kick of dimulainya Turnamen KBPP Polri 2022 di lapangan Sepakbola Lodaya Kota Bandung. (Foto:Azis Zulkarnaen/RRI).

KBRN, Bandung: Sekitar 76 tim sepakbola usia 10 -13 tahun pemenang Seri Regional dari berbagai provinsi di Indonesia, kembali bertarung dalam final Turnamen sepakbola usia dini KBPP Polri Cup 2022, di Lapangan Sepakbola Lodaya Kota Bandung, Rabu (10/8/2022).

Turnamen dibuka secara resmi oleh Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Bariza Sulfi, yang mewakili Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Suntana.

Tim sepakbola yang terdiri dari U10, U11,U12 dan U13 ini, memperebutkan tiket sebagai timnas pelajar yang akan mewakili Indonesia ke Seri Intemasional yaitu Dreams Come True (DCT) KBPP Polri International Cup yang akan berlangsung di Bali pada tanggal 1 - 5 Desember 2022, menyusul terpilihnya Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggara Tournament DCT Cup Soccer League Worldwide. 

Ketua Umum KBPP Polri Evita Nursanty, menyampaikan keyakinannya bahwa melalui turnamen yang diadakan secara rutin, berjenjang dari usia dini dan remaja dari tingkat provinsi, nasional, hingga internasional, maka akan lahir pemain-pemain sepakbola berkaliber dunia. 

"Karena itulah KBPP Polri, sebagai satu-satunya organisasi keluarga besar Pol, mengambil bagian dalam pengembangan kompetisi sepak bola ini sejak usia dini melalui KBPP Polri Cup. KBPP Polri sangat mendukung Instruksi Presiden RI Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Pesepakbolaan Nasional demi peningkatan prestasi sepak bola nasional dan internasional," ucap Evita.

Sementara dalam sambutannya, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Suntana yang dibacakan Waka Polda Jawa Barat Brigjen Pol. Bariza Sulfi mengatakan, Turnamen KBPP Polri Cup 2022 merupakan salah satu upaya untuk memajukan dan mengembangkan prestasi atlet olahraga, khususnya persepakbolaan nasional.

"Begitu banyak potensi yang terpendam. Dan untuk menggali potensi tersebut maka turnamen ini terselenggara dengan peserta dikelompokkan umur 10-13 tahun,"ucap Kapolda Jabar.

Suntana pun berharap, turnamen sepakbola dapat berdampak positif terhadap pembinaan sepakbola di Indonesia, sehingga dapat menjadi barometer perkembangan sepakbola nasional sekaligus ajang seleksi atlet untuk meningkatkan kualitas yang handal.

Pada kesempatan itu juga Waka Polda Jawa Barat Brigjen Pol. Bariza Sulfi berpesan, agar setiap tim menjunjung tinggi sportifitas pertandingan.

Bariza juga meminta, agar potensi dan prestasi dikembang terus mulai dari usia dini.

"Tidak hanya puas sampai disini. Kalian masih usia muda, masih dapat mengembangkan potensi,"pesan Waka Polda Jabar.

Selain di lapangan sepakbola Lodaya, turnamen juga diadakan di SOR Arcamanik yang digunakan juga untuk penutupan turnamen pada Sabtu 13 Agustus 2022. 

Direncanakan hadir dalam penutupan nanti Menpora RI Zainuddin Amali, Gubernur Jabar HM Ridwan Kamil, Kapolda Jabar Irjen Pol. Suntana dan Kakorbinmas Baharkam Polri Irjen Pol Suwondo Nainggolan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar