Jelang Porprov Komosi IV DPRD Undang KONI dan Disparpora

Komisi IV DPRD Subang Heraing Dengan KONI Dan Disparpora Tentang Pelaksanaan Porprov Jabar 2022 (Foto Ruslan Effendi/RRI)

KBRN, Subang: Menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (PORPOV) Jabar ke-XIV, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Subang  menerima undangan hearing, atau jajak pendapat dengan Komisi IV DPRD Subang, dan Disparpora Kabupaten Subang, di Gedung DPRD Subang, Senin (4/7/2022).

Dalam hearing tersebut, dipimpin langsung  Ketua Komisi IV DPRD Subang Ujang Sumarna, didampingi sejumlah anggota Komisi IV DPRD Subang lainnya.

Hearing tini dihadiri pula Wakil Ketua DPRD Subang, Hendra Purnawan, Ketua Umum KONI Kabupaten Subang, Asep Rochman Dimyati, beserta jajaran pengurus KONI lainnya.

Kadisparpora Subang, Tatang Supriyatna, dan tiga cabang olahraga (Cabor) anggota KONI Kabupaten Subang, FAJI Subang, Korfboll, dan Wushu.

Ketua Komisi IV DPRD Subang, Ujang Sumarna mengungkapkan, hasil dari hearing tersebut, setelah mendengar paparan langsung Ketua KONI Subang, beserta jajarannya. Pihaknya akan secepatnya memberikan rekomendasi kepada Bupati Subang, ihwal rasionalisasi anggaran yang dibutuhkan oleh KONI Subang, untuk meraih sebuah prestasi masuk 10 besar dalam gelaran PORPROV Jabar tahun ini. Dimana yang sudah digelontorkan khusus menghadapi PORPOV Jabar sebesar Rp.35 miliar, faktanya masih kurang maksimal.

“Untuk menyukseskan PORPOV Jabar kita semua, perlu sinergi. Disini juga Komisi IV DPRD Subang, ikut mendukung juga event bergengsi ini. Karena PORPROV adalah, tanggung jawab kita bersama,” tegas  Ujang Sumarna.

Komisi IV DPRD Subang lanjut Ujang Sumarna, akan mengontrol langsung terkait progres atlet-atlet kontingen Kabupaten Subang, dalam menghadapi PORPOV nanti.

“Misal mana sih atlet-atletnnya, kebutuhannya seperti apa, dan hal lain- lainnya,” terangnya.

Kemudian terkait optimalisasi anggaran, yang ada saat ini, kata Ketua Komisi IV itu, jika ada Atlet-atlet di Cabor yang kurang berpotensi untuk meraih medali, ia berpesan agar KONI Subang tegas untuk tidak mengirimkannya di dalam kontingen Subang.

“Iya bukan berarti kita mengesampingkan pembinaan atlet yang ada, tapi fokus hari ini pada sebuah prestasi dalam PORPOV Jabar ke-14 apalagi target 10 besar. Tentunya kita optimis bersama-sama untuk dapat meraihnya,” tegas Ujang Sumarna.

Sementara itu Ketua Umum KONI Kabupaten Subang, Asep Rochman Dimyati mengungkapkan, selama dua tahun lebih menjabat sebagai Ketua Umum KONI, Pemkab dan DPRD Subang sangatlah mendukung kemajuan dunia olahraga di Kabupaten Subang.

Hal tersebut terlihat dari postur anggaran, yang diberikan sejak tahun 2020 lalu Rp 10 miliar melalui ABT, tahun 2021 Rp 25 miliar yang diterima dua tahap, dan saat ini Tahun 2022 sebwsar Rp 35 miliar.

“Tinggal kami saat ini, memberikan yang terbaik, dari segi pembinaan dan prestasi. Terutama PORPROV Jabar ke-14 tahun ini, demi nama baik Kabupaten Subang,” ungkap pria yang akrab disapa ARD dalam paparannya.

Dari hasil pertemuan ini, lanjut ARD, DPRD Subang sebagai dewan pengawas anggaran, ada keinginan untuk memberikan rekomendasi kepada eksekutif, atau Pemerintah, untuk diupayakan adanya tambahan anggaran dalam menghadapi PORPOV ini.

“Dan kami akan menjalankan, juga apa yang menjadi amanat Komisi IV ini, agar lebih merasionalisasikan terkait cabor, dan atlet yang tidak berprestasi, untuk porprov kedepan, tidak dikirim dalam Kontingen. Pertemuan ini antara KONI, Disparpora, dan DPRD Subang ini, bentuk ikhtiar kita untuk suksesi PORPOV Jabar,” imbuhnya.

Kemudian ia tegaskan, bahwa Suksesi PORPOV ini, merupakan tanggung jawab bersama.

Ia mengajak kepada seluruh komponen, baik internal KONI, pelatih, atlet cabor, sesuai yang diamanatkan Komisi IV DPRD Subang, adanya keterbatasan anggaran, bukan menjadi penghalang untuk berprestasi. Tetapi dengan semangat juang, dan jiwa patriotisme olahraga di Subang, bisa membawa nama baik Subang, harum di kancah olahraga di Jawa barat.

“Saya berharap, ini menjadi spirit buat atlet, agar menjadi berprestasi tidak tersandra oleh anggaran. Hasil studi banding ke KONI Kabupaten kota lain di Jawa Barat, bahwa kesejahteraan atlet, berikut bantuan cabor kabupaten Subang merupakan Kabupaten tertinggi di Jabar,” terangnya.

“Terakhir terkait pengukuhan atlet kontingen Subang, kita kan menunggu dari satlak, dan binpres. Dimana adanya usulan untuk menentukan atlet yang bakal dikirimkan. Kan perlu kajian, dan penilaian rapor dari mutu atlet tersebut. Yang jelas itu sedang proses. Dan kita akan segera kukuhkan dalam waktu dekat ini,” pungkas ARD.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar