KAI Daop 2 Bandung Catat Selama Angkutan Lebaran 2022, T213.209 Tiket Terjual

KBRN, Bandung: Pergerakan arus balik lebaran 2022 di stasiun Bandung hingga H+5 libur lebaran. PT KAI Daop 2 Bandung mencatat, puncak arus balik sudah terjadi pada rabu(04/05/2022 dan Kamis (5/5/2022). Dengan jumlah keberangkatan mencapai 15.796 dan kedatangan di angka 15.975 orang.

Sedangkan untuk untuk kereta api lokal hari sabtu kamarin tercatat sekitar 56.900 dan untuk hari ini di prediksi bisa mencapai 50.000 pengguna KA lokal.

" Puncak arus balik pada tanggal 4 mei 2022 dan 5 mei 2022 dengan jumlah keberangkatan 15.796 dan kedatangan 15.975 orang KA lokal hari sabtu kamarin, pengguna KA lokal tercatat sekitar 56.900 Dan untuk hari ini di prediksi bisa mencapai 50.000 pengguna KA lokal," ujar Manager Humas PT KAI Daop 2 Bandung Kuswardoyo kepada, wartawan,  Minggu (8/5/2022).

Diutarakan Kuswardoyo, total masa angkutan lebaran di Daop 2 Bandung 22 April hingga 13 Mei 2022 telah terjual mencapai 213.209 tiket.

Sedangkan untuk hari ini di Daop 2 Bandung telah terjual tiket keberangkatan sebanyak 12.568 dan sedangkan 13.324 pengguna jasa ketera api yang akan tiba di Daop 2 Bandung.

Kuswardoyo juga mengutarakan Yang naik dari Stasiun Bandung sebanyak 6.453  orang per hari ini dan turun di Stasiun Bandung sebanyak 7.049 orang sedangkan Di Stasiun Kiaracondong yang naiknya sebanyak 1.905 orang dan yang turun di sana ada 3.545 orang.

" hari ini di Daop 2 Bandung telah terjual tiket keberangkatan sebanyak 12.568 dan sebanyak 13.324 pengguna jasa ka yang akan tiba di Daop 2 bandung. Naik dari Stasiun Bandung sebanyak 6.453  dan sebanyak 7.049 orang. Di Stasiun Kiaracondong yang naiknya 1.905 orang dan yang turu 3.545 orang," paparnya.

Di utarakan Kuswardoyo, PT KAI telah mempersiapkan sejumlah perjalanan kereta api untuk mengantisipasi dan mengakomodasi permintaan penumpang selama arus balik Lebaran.

"Mulai hari ini sampai dengan 9 Mei 2022, kami mengoperasikan kereta api Ciremai dari Bandung ke Semarang Tawang pulang pergi," katanya.

Lebih lanjut Kuswardoyo mengimbau para calon penumpang mempersiapkan diri sebelum naik kereta dan datang lebih cepat sebelum pemberangkatan.

" Mereka harus melihatkan surat-surat perjalanan, jangan sampai ketika sudah miliki tiket namun ternyata vaksin baru dua kali, mereka tetap harus laksanakan antigen yang memakan waktu sehingga berdampak pada perjalanan dirinya jadi keterlambatan kereta," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar