Larangan Mudik, Jalur Selatan Jabar Sepi

KBRN, Nagreg: Arus lalulintas yang melalui jalur Selatan Jawa Barat, pada Idulfitri 1442 H, nyaris sepi. Pantauan RRI sepanjang jalur jalan Cileunyi Kabupaten Bandung hingga perbatasan wilayah Kabupaten Garut, kendaraan yang melintas dapat dihitung dengan jari. Kondisi ini terjadi, dampak dari penyekatan di cek poin petugas gabungan di perbatasan wilayah, terkait larangan mudik.

"Sepi pisan. Dari arah Cileunyi (Bandung) ke Garut atau Tasikmalaya sepi. Ga seperti biasanya jelang lebaran sebelum Corona,"ucap Dedi, seorang pedagang oleh-oleh di jalur Nagreg Kabupaten Bandung, Minggu, (9/5/2021).

Dampak penyekatan yang dilakukan aparat gabungan, terpantau juga di jalur jalan alternatif menuju wilayah Selatan Jawa Barat.

Seperti di cek poin Parakanmuncang, yang perbatasan antara wilayah kabupaten Bandung dan Sumedang. Parakanmuncang, merupakan salah satu jalur alternatif, menuju ke Sumedang, Kabupaten Bandung dan Malangbong Tasikmalaya.

Di cek poin ini, petugas tidak terlalu disibukan dengan pemeriksaan kendaraan yang diduga mudik.

"Alhamdullilah, cukup turun frekwensi kendaraan siang ini, tapi kami tetap waspada,"ujar salah seorang petugas.

Sementara itu, untuk mengantisipasi pemudik dari arah Garut maupun Tasikmalaya dari arah Selatan, petugas gabungan di cek poin jalan lingkar Nagreg pun tidak terlalu sibuk.

Larangan mudik pada Idulfitri 1442 H, di Jawa Barat ada sedikitnya 158 titik penyekatan, yang tersebar di setiap perbatasan wilayah Kota/Kabupaten. Penyekatan berjalan cukup efektif, dengan kondisi arus lalulintas yang sepi di beberapa titik jalur jalan perlintasan. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar