Puluhan Kendaraan Diputar Balik di Tangkuban Parahu

H Min 5 Lebaran Ada Penurunan Angka Kendaraan Pemudik Yang Di Putar Balik Petugas Gabungan

KBRN, Subang: Petugas Gabungan Polri/TNI dan Pemkab Subang pada H Min 5 Lebaran 1442 H/2021 M, memutar balik 24 unit kendaraan wisatawan, yang tidak memenuhi syarat Larangan Mudik Lebaran, di Pos PAM Cek Poin Penyekatan Tangkubam Parahu.

Kapospam Cek Point Penyekatan Tangkuban Parahu Kompol Supratman, melalui Perwira Pengendali (Padal) B Pos PAM Cek Poin Penyekatan Tangkuban Parahu IPTU Ikin Sodikin mengungkapkan, pihaknya memberhentikan 194 unit kendaraan, terdiri dari 45 unit kendaraan roda dua, 123 unit kendaraan roda empat, dan 26 unit kendaraan barang. Diantaranya 4 unit kendaraan roda dua dan 20 unit kemdaraan roda empat diputar balik,  karena tidak dilengkapi dengan Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM), Surat Jalan dan Surat Hasil Rapid Test Antigen, atau Test Swab PCR.

"Kalau melihat data, kendaraan yang kami putar balik ke daerah asal, mengalami  penurunan, sebelumnya diatas 50 unit kendaraan yang kami paksa putar balik, pada H Min 5 ini hanya 24 unit kendaraan, yang kami putar balik kedaerah asalnya," ujar IPTU Ikin kepada RRI di Subang, Sabtu (8/5/2021).

Dikatakannya juga penurunan kendaraan yang diputar balik  menandakan kesadaran masyarakat, terkait larangan mudik lebaran, yang ditetapkan pemerintah meningkat.

"Alhamdulillah, tingkat kesadaran masyarakat akan larangan mudik lebaran, yang diberlakukan pemerintah. Mudah-mudahan saja sampai berakhirnya pemberlakuan larangan mudik lebaran ini, tidak ada masyarakat yang tetap nekat, melakukan perjalanan mudik," imbuhnya.

Lebih lanjut IPTU Ikin menegaskan, kendati demikian pengamanan tetap diperketat dengan sinergitas petugas gabungan Polri/TNI dan Pemkab Subang.

"Kami tetap tidak melonggarkan penjagaan di Pos PAM Cek Poin Penyekatan Tangkuban Parahu, karena Pos PAM Cek Poin Penyekatan Tangkuban Parahu, merupakan titik krusial berbatasan dengan Ibu Kota Jawa Barat, sekaligus pintu masuk para wisatawan ke Subang," pungkas IPTU Ikin.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar