Dampak Covid, DPRD Jabar: Pemantapan Jalan Turun Jadi 78 Persen

KBRN, Garut : Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Memo Hermawan mengatakan, dalam dua tahun terakhir ini kemantapan insratruktur jalan di Jawa Barat termasuk di Kabupaten Garut menurun menjadi 78 persen jika dibandingkan pada tahun 2018 sebelum Covid 19 mencapai 97 persen.

"Mungkin terhambat Covid-19 sehingga saat ini untuk infrastruktur jalan belum berpihak dari aspek kebijakan anggarannya, mungkin penyebabnya anggaran Provinsi mengalami defisit hingga Rp 5,6 triliun," kata Memo di Hotel Agusta Garut, Jumat (28/1/2022).

Ia menyampaikan, defisitnya anggaran Pemrov Jabar salah satu indikatornya adalah karena menurunnya pendapatan dari masyarakat seperti halnya dari sektor pajak kendaraan bermotor.

"Jika dalam kondisi normal sebelum Covid-19, pendapatan kendaraan bermotor mencapai Rp 26 triliun, namun pada saat pandemi Covid ini menurun menjadi Rp 19 triliun, sehingga Pemprov Jabar kehilangan hampir Rp 6 triliun," jelas Memo.

Menurut Ketua Fraksi PDI P tersebut, dengan terjadinya devisit berpengaruh atau berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat di Jawa Barat.

"Hingga saat ini perekonomian masyarakat dinilai belum pulih, jika tahun ini covid bisa selesai maka dimungkinkan tahun depan baru bisa melalukan pemukihan ekonomi dari berbagai sektor," paparnya.

Menurut politisi senior PDIP tersebut, selain itu banyak anggaran Pemprov Jabar khususnya untuk insfratruktur yang tidak terserap oleh Kabupaten dan Kota di Jabar termasuk Kabupaten Garut.

"Lagi-lagi konsentrasi pada penanganan Covid, sehingga banyak anggran insfratruktur yang tidak terserap tahun lalu hampir Rp 700 miliar, namun untuk tahun ini menurun sekitar Rp 400 miliar yang tidak terserap," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar