BMP Minta Pusat Turun Tangan Selesaikan PAW Wagub Papua

Ketua Barisan Merah Putih (BMP) Max Abner Ferdinan Ohee, SP

KBRN, Subang: Menyingkapi permasalahan proses pemilihan Wakil Gubernur Papua pengganti antar waktu (PAW) yang saat ini terus berlarut-Iarut dan tidak ada kepastian, Ketua Barisan Merah Putih (BMP) Max Abner Ferdinan Ohee, SP meminta kepada Presiden Joko Widodo untuk bisa ikut membantu menyelesaikannya.

Dikatakan Max,  pengisian jabatan Wakil Gubernur Papua  keberadaan sangat dibutuhkan saat ini, untuk membantu tugas-tugas Gubernur Papua yang saat ini juga dalam keadaan kondisi kesehatan yang belum fit.

"Masyarakat Papua sudah lama menunggu bagaimana proses dari pemilihan Wagub Papua Ini. Berbagai asumsi dan prasangka muncul. Oleh karena itu, pemerintah pusat harus bisa Ikut membantu menyelesaikan proses ini secepatnya, agar pemerintahan di Provinsi Papua dapat berjalan secara baik untuk membangun Papua dan mensejahterakan masyarakat Papua,"ucapnya Jumat (21/1/2022).

Max menegaskan, pihaknya khawatir jika Presiden RI ataupun Menko Polhukam tidak segera turun tangan dalam menyelesaikan proses pemilihan Wagub Papua PAW ini, dapat menjadi kondisi yang buruk bagi pembangunan demokrasi di Papua.

"Bisa-bisa sampai habis masa jabatan Gubernur Papua, tidak akan ada Wagub Papua yang menggantikan Alm  Klemen Tinal. Jika hal ini terjadi, itu adalah suatu kondisi yang buruk bagi pembangunan demokrasi dan penegakan Undang-Undang di tanah Papua,"tegas dia.

Sementara itu Gubernur Papua Lukas Enembe sudah melayang surat kepada Presiden RI Jokowi, mengenai pengisian jabatan Wakil Gubernur Papua.

Surat yang ditandatangani Lukas Enembe nomor ,122/1567/SET 16 Desember 2021 itu menyebutkan hasil rapat Paripurna yang di gelar DPR Papua, dimana tujuh partai politik sepakat dan setuju mengajukan dua nama calon Wakil Gubernur Papua pengganti yakni Kenius Kogoya dan Yunus Wonda.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar