Warga Pemilik Lahan Proyek Bendung Leuwi Keris Terima Ganti Rugi

KBRN, Tasikmalaya : Ratusan warga Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, menerima pembayaran ganti rugu pembangunan bendungan Leuwi Keris tahap II di GOR MIftah, Handap Herang, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Pemerintah mengucurkan uang ganti rugi pelepasan hak dan pemutusan hubungan hukum pengadaan tanah untuk pembangunan Bendungan Leuwi Keris sebanyak 650 bidang tanah di wilayah Kabupaten Tasikmalaya, dan 1.046 bidang tanah di Kabupaten Ciamis. Total pembayaran mencapai Rp. 300 miliar.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) bendung Leuwi Keris Insan Prasasti menjelaskan, pada tahapan pembayaran tidak ditemukan kendala berarti.

"Pada tahap ini, hari ini ada 220 bidang tanah. Sebelumnya 456 bidang tanah yang dibayarkan. Totalnya kurang lebih Rp. 100 miliar," kata Insan kepada Radio Republik Indononesia RRI, Kamis (21/1/2021).

Insan menambahkan, dari penerima hak pembayaran, ada beberapa yang tidak hadir, karena sakit.

"Kami tetap selesaikan hari ini. Kami jemput bola. Tim kami yang akan datang ke rumah atau ke rumah sakit," jelasnya.

Selain itu tambah Insan, ada empat bidang tanah yang saat ini masih sengketa. Sehingga, pembayarannya ditunda.

"Sengketa di pemilik tanah. Masih ada hubungan keluarga. Jadi kami tunda dulu. Tidak dibatalkan. Termasuk yang persyaratannya belum lengkap, kami akan kawal hingga selesai," tambah Insan.

Ia berharap, bagi masyarakat yang telah menerima ganti rugi, bisa bekerjasama agar pembangunan proyek ini berjalan lancar.

"Termasuk yang tanahnya masih ditempati agar bisa ditinggalkan. Untuk mengantisipasi terjadinya permasalahan," pungkas Insan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00