Unpad Memiliki Dana Abadi Yang Dapat Dimanfaatkan Untuk Masyarakat

Rektor Universitas Padjadjaran Prof. Rina Indiastuti (Dok.Pemkab Purwakarta )

KBRN, Purwakarta : Rektor Universitas Padjadjaran ( Unpad) Professor Rina Indiasturi mengatakan, pihaknya memiliki  dana abadi  atau endowment fund sebesar Rp21 miliar yang akan digunakan untuk memperluas manfaat bagi masyarakat.

“Dananya dikumpulkan abadi, disimpan di satu rekening dan tidak boleh berkurang. Hasil pengelolaannya akan kita gunakan untuk beasiswa, pembangunan kampus hijau, dan riset inovasi untuk masyarakat,” kata Rina dalam pertemuan seluruh Ikatan Alumni (IKA) Unpad pada Minggu (3/6/2022).

Sampai saat ini, dana abadi Unpad telah terkumpul Rp21 miliar. Namun, Rina mengakui, dana ini masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan kampus-kampus lainnya.Maka dari itu, Unpad bisa berkolaborasi bersama pihak kamar dagang dan industri (Kadin) serta pemerintah pusat untuk bersama-sama memajukan kesejahteraan masyarakat.

“Para alumni hadir di sini juga untuk berkontribusi dalam menyambut Indonesia Emas 2045. Kita yakin bisa berkontribusi untuk menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.

Salah satu upaya Unpad dalam menyejahterakan masyarakat melalui pembinaan UMKM. Tercatat sebanyak 500 UMKM rutin dibina oleh IKA Unpad. Pada acara pertemuan akbar IKA Unpad kali ini, terdapat 100 stand yang disediakan untuk para UMKM.

Dalam acara pertemuan IKA Unpad ini, Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki mengatakan, meski kini UMKM mendominasi perekonomian di Indonesia sebanyak 99 persen, tapi realitanya peran mereka masih kurang produktif.

“Baru 3,18 persen UMKM yang masuk dalam golongan usaha mapan. Padahal, di 2045 kita akan masuk dalam negara besar. Sehingga perlu adanya akselerasi

transformasi digital UMKM,” ucap Teten.

Teten berharap, evolusi kewirausahaan tersebut bisa lahir dan muncul dari para alumni Unpad.

“1,7 juta sarjana lahir dan akan masuk ke dunia kerja. Maka, kampus pun harus mengubah mindset para sarjana ini menjadi entrepreneur, bukan hanya kerja sebagai pegawai swasta atau negeri,” tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar