Paguyuban Pasundan Kuatkan Sosialisasi Pemilu 2024

Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan beserta narasumber pada peserta seminar (Foto: Rengga/RRI)
Narasumber seminar dan Didi Turmudzi (Foto: Rengga/RRI)

Paguyuban Pasundan Kuatkan Sosialisasi Pemilu 2024

KBRN, Bandung: Paguyuban Pasundan menggelar Seminar Nasional bertajuk "Pemilu 2024 dan Prospeknya bagi Masa Depan Bangsa", sebagai rangkaian Milangkala Paguyuban Pasundan ke 109. Seminar digelar di Gedung Pasca sarjana Unpas, Jalan Sumatra Kota Bandung, Sabtu (2/6/2022).

Ketua Umum PB Paguyuban Pasundan, Didi Turmudzi menuturkan, di Milangkala Paguyuban Pasundan yang ke 109 ini sengaja membahas soal Pemilu 2024, karena isu tersebut menarik dan cukup relevan karena dalam waktu dekat, Indonesia akan menyelenggarakan kontestasi politik 5 tahunan (Pemilihan Umum). 

Selain itu, isu Pemilu 2024 diangkat karena Paguyuban Pasundan punya perhatian terhadap bidang politik, dan ingin berkontribusi sekecil apapun. 

"Meskipun bukan partai politik atau organisasi politik. Paguyuban Pasundan ingin berkontribusi terhadap bangsa ini melalui sosialisasi soal Pemilu," kata Didi, usai seminar.

Seminar bertajuk Pemilu 2024 dan Prospeknya bagi Masa Depan Bangsa dihadirkan narasumber, Prof. Dr Firman Noor S.ip. M,A peneliti senior BRIN, Dr Idham Holik S.E, M,Si, Ketua divisi teknis KPU RI, Prof Dr Cecep Darmawan, S.pd, S.ip. S.H, M.H, M.Si, guru besar ilmu politik UPI Bandung.

“Terkait isu Pemilu ini, kita punya kewajiban untuk berkontribusi memberi penyadaran kepada warga Paguyuban Pasundan, dan khususnya warga Jawa Barat dan warga Indonesia bahwa Pemilu itu pintu masuk atau jembatan untuk menentukan nasib jutaan rakyat Indonesia,” kata dia. 

Oleh karena itu, Paguyuban Pasundan turut serta menyosialisasikan terkait Pemilihan Umum dalam acara seminar ini.Selain itu juga, pelaksanaan pemilu harus sesuai jadwal yang telah ditentukan.

“Bagaimana pun juga ini amanat konstitusi harus dipatuhi oleh semua pihak,” kata Didi.

Dirinya juga mengatakan bahwa ada beberapa calon baik yang datang dari Jakarta maupun diberbagai daerah yang namanya sudah ramai di media masa, ingin bersilaturahim dengan Paguyuban Pasundan.

“Kami akan menerima silaturahmi setelah ada calon pasangan yang pasti untuk pemilu,” kata Didi.

“Kesatu orang yang tahu sejarah atau tempat dia berada. Sejarah latar belakang tanah air itu seperti apa. Yang Kedua yang bisa mengobati, nu bisa ngubaran berbagai masalah saat ini. Ketiga orang yang harus memiliki akhlak mulia. Karena dengan kejujuran, akhlak yang baik negara akan menjadi baik,” imbuhnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar