Tema Harganas 2022 "Ayo Cegah Stunting Agar Keluarga Tidak Stunting"

Kepala DP2KBP3A Kabupaten Subang Nunung Suryani (Foto Ruslan Effendi/RRI)

KBRN, Subang: Dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (Harganas) tingkat Kabupaten Subang tahun 2022.

Tema Harganas tahun 2022, "Ayo Cegah Stunting, Supaya Keluarga Tidak Stunting".

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Subang Nunung Suryani menegaskan, Subang mendukung program Pemprov Jawa Barat, terkait zero stunting di tahun 2024.

Sementara itu Nunung mengungkapkan, di Subang sendiri untuk free valenci, atau kasus stunting diangka 18,1 persen. Sehingga peringkat Kabupaten Subang di Jawa Barat, berada di posisi 4 besar, yang paling tertinggi Kabupaten Garut.

"Mungkin angka itu, kita masih di bawah angka provinsi, dan juga angka rill dilapangannya sih tidak sebesar itu, dan target kita di tahun 2024 nanti, free valencinya harus di bawah 14 persen," ujar Nunung kepada RRI di Subang, Rabu (29/6/2022).

Untuk meraih target zero free valenci tersebut kata Kepala DP2KBP3A, pihaknya menyiapkan 1.229 tim pendampingan keluarga, atau sebanyak 3.687 orang. Tugas dari tim pendampingan tersebut, yaitu melakukan pencegahan dengan melakukan pendampingan terhadap calon pengantin, ibu hamil, dan keluarga yang memiliki anak usia balita di bawah 2 tahun.

"Satu tim itu terdiri dari 3 unsur, yaitu bidan, penggerak PKK dan kader kbnya. Dan ke tiga orang itu, yang melakukan pendampingan keluarga keoada calon pengantin, ibu hamil, dan juga balita. Dengan harapan tidak ada lagi penambahan kasus stunting di Kabupaten Subang," terangnya.

Pencegahan itu lanjut Nunung, mendampingi calon pengantin selama 3 bulan sebelum menikah, dengan menggunakan aplikasi yang harus diisi oleh calon pengantin, terkait nama, umur, alamat dan juga merokok atau tidak. Juga melakukan pendamipingan terhadap ibu hamil, sampai dengan melahirkan, dan terakhir melakukan pendampingan, terhadap balita di bawah 3 tahun. Hal itu guna mencegah bertambahnya kasus stunting.

"Jadi tim pendampingan itu kami kerahkan kelapangan, sebagai upaya kita dalam mencegah bertambahnya kasus stunting di Kabupaten Subang," pungkas Kepala DP2KBP3A.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar