Hadapi Percepatan ASO, Akurasi Data Menentukan Penerima STB Gratis Tepat Sasaran

Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinat (seragam ASN) Bersama Ketua KPID Jabar, Adiyana Slamet (Seragam KPID), Kabid IKP Diskominfo Jabar, Faiz Rahman (Kemeja Abu) dan Perwakilan Grup Emtek di Kantor bupati Pangandaran (Foto: Dok Humas KPID)

KBRN, Bandung: Menghadapi percepatan Analog Switch Off (ASO), Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID), Bersama Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat, dan Grup Emtek dari (Indosiar dan SCTV) melakukan koordinasi dengan Bupati Pangandaran, guna memastikan pembagian Set Top Box (STB) gratis bisa tepat sasaran. 

Ketua KPID Jabar, Adiyana Slamet mengatakan koordinasi ini sebagai langkah awal untuk menghadapi percepatan transformasi migrasi penyiaran televisi teristerial menuju digital yang akan di mulai pada 2 November mendatang. 

"Sesuai amanat yang tertuang dalam UU No 11 Tahun 2020 Pasal 60 A tentang Pencanangan Percepatwn transformasi migrasi penyiaran televisi teristerial dari Analog ke Digital, maka kami melakukan koordinasi kepada Bupati Pangandaran yang lebih memahami penduduk di wilayahnya, agar nantinya ketika pendistribusian STB ini dilakukan bisa tepat sasaran, "ungkanya. Rabu (29/6/2022). 

Dari pertemuan tersebut, Dikatakan Adiyana, terdapat beberapa masalah yang tengah di tuntaskan agar tidak menjadi kendala di kemudian hari. 

"Adapun persoalan yang di hadapi yaitu perbedaan data, antara penerima bantuan dari pemerintah pusat dan yang ada real di Kabupaten Pangandaran itu tidak sama, dan saat ini pemerintah melalui Diskominfo Jabar tengah membandingkan secara rinci data itu, agar bisa di ajukan perbaikan sehingga masyarakat yang seharusnya mendapatkan haknya dalam menerima bantuan STB ini, bisa terpenuhi,"katanya.

Hal senada pun di ungkapkan Bupati Pangandaran, Jeje Wiradinat, menurutnya data yang telah di pegang mux perlu di singkron kan kembali agar penerima manfaat tepat sasaran. 

"Karena base data yang di gunakan harus di perbaharui sudah pasti ada penerima manfaat yang mungkin meninggal dunia atau pindah alamat nah ini harus kita singkron kan lagi agar masyarakat kami yang seharusnya berhak menerima bantuan STB bisa terakomodir dengan baik terlebih Kabupaten Pangandaran akan di jadikan Pilot Project dalam percepatan ASO ini," terangnya. 

Jika hal tersebut bisa dilakukan dengan sesegera mungkin, Orang Nomor 1 di Pangandaran itu juga pastikan, rencana pembagian STB yang di Agendakan pada 18-21 Juli bisa berjalan dengan baik sesuai harapan. 

"Kalau sudah tidak ada selisih data lagi, tanggal 18-21 Juli kami agendakan untuk serah Terima STB," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar