Massa PMMI Sampaikan Aspirasi Di Depan Kantor Bupati Subang

PMII Geruduk Kqntor Bupati Subang (Foto Ruslan Effendi/RRI)

KBRN, Subang: Puluhan massa Mahasiswa Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) geruduk Kantor Bupati Subang, Senin (23/5/2022). Mereka menyampaikan 5 tuntutan kepada Bupati Subang Ruhimat.

Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi Unjukrasa PMII ibnu Fajaruli menyampaikan, ada dua tuntutan pokok, yakni mengenai pembangunan infrastruktur dan non infrastruktur.

"Kami hadir di sini mendesak Bupati Subang, untuk memperhatikan pembangunan infrastruktur, dan non infrastruktur, yang kami nilai di masa kepemimpinan Ruhimat, terbengkalai," ujar Ibnu kepada RRI di sela-sela aksi unras di Subang, Senin (23/5/2022).

Ke dua tuntutan itu, masing masing untuk pembangunan infrastruktur, PMII meminta Bupati, segera menyelesaikan perbaikan infrastruk jalan yang rusak, yang sampai saat ini masih belum diperbaiki. Kemudian soal Penerangan Jalan Umum (PJU) banyak yang rusak, kemudian normalisasi semua aliran sungai yang ada.

"Jalan sudah bertahun-tahun dibiarkan rusak, tanpa diperbaiki. Juga PJU banyak rusak, padahal setiap bulan pajaknya mengalir dari masyarakat pengguna PLN, kemudian normalisasi saluran sungai, yang sudah mengalami sidementasi, jangan biarkan kami tenggelam, khisusnya warga Pantura," terangnya.

Sementara lanjut Ibnu, tuntutan pembangunan non fisik yaitu, masalah lama sekolah bagi masyarakat Subang, yang terendah ke 4 di Jawa Barat, serta persoalan kesejahteraan guru honorer, agar secepatnya diangkat untuk formasi PPPK, atau CPNS.

"Kami selaku warga Subang pak Bupati juga, untuk memperhatikan persoalan indeks pembangunan dari sektor pendidikan, yang mana rata-rata lama sekolah masyarakat Subang masih rendah, dan mirisnya lagi, Subang masuk yang terendah ke 4 di Jabar. Dan persoalan pengangkatan guru honorer menjadi PPPK, atau CPNS, serta insentif yang tidak memadai," imbuh Ibnu.

Ia juga mengaku kecewa, karena aksi unras penyampaian aspirasi masyarakat Subang ini, Bupati Ruhimat tidak menemui para pengunjukrasa PMII. Jika penyampaian aspirasi ini tidak langsung di terima Bupati, maka PMII mengancam akan kembali menggelar unras, dengan mengerahkan massa yang lebih banyak lagi.

"Kami sangat kecewa terhadap bupati Subang Ruhimat, yang tidak mau menemui kami. Maka kami akan kembali menggelar aksi serupa, dengan mengerahkan massa yang lebih banyak, sebelum aspirasi kami tersampaikan," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar