KLB PMK, Bupati Garut : Kami Lakukan 'Lock Down'

KBRN, Garut : 12 Kecamatan di Kabupaten Garut susah terkontaminasi wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang ribuan hewan ternak warga.

 Bupati Garut Rudy Gunawan menyatakan bahwa kabupaten Garut saat ini sudah berstatus sebagai kejadian luar biasa ( KLB).

"Kami sudah melakukan kordinasi dan mengerahkan  TNI-Polri guna menantisipasi PMK yang kini statusnya susah KLB,"kata Rudy usai aple gabungan terbatas di Pendopo Garut,Senin (23/5/2022).

Ia menyampaikan, penyebaran PMK cukup meluas dan sangat cepat, dan saat ini audah ada sekitar 1 ribuan hewan ternak khususnya sapi  yang terinveksi PMK.

"Penyakit tersebut bisa disembuhkan, dan akan segera diatasi untuk tingkat penyebarannya,"jelasnya.

Menurut Rudy, dengan bantuan TNI-Polri, pihaknya akan segera melakukan 'lock down' untuk aktivitas hewan dari luar daerah.

"Nantinya ada check point di wilayah Malangbong untuk megawasi keluar masuk hewan ternak dari luar daerah Garut,"katanya.

Sapi-sapi yang datang dari luar daerah akan diperiksa di perbatasan Garut. Mereka hanya bisa masuk saat para pemilik menunjukan bukti surat tanda sehat.

Selain itu, kata Rudy, Pemda Garut juga menyiagakan call center bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi atau mengadukan temuan kasus PMK pada hewan.

Penanganan PMK di Garut sendiri jadi lebih intens belakangan ini. Sebab, diketahui umat Islam akan segera menyelenggarakan ibadah Idul Adha bulan Juli mendatang.

"Hewan yang dikurbankan semuanya harus sehat. Segera lapor kalau ada hewan yang tidak sehat," pungkas Rudy.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar