Usai Santap Makanan Gizi Tambahan,Belasan Balita dan Dewasa Keracunan

KBRN, Garut : Belasan balita dan dewasa warga di Kelurahan Kota Wetan,Kecamatan Garut Kota diduga mengalami keracunan makanan sehingga harus mendapatkan perawatan di UPT Puskesmas Guntur, bahkan ada beberapa orang balita terpaksa  dirujuk ke Rumah Sakit Umum Anisa Queen dan Puskesmas Tarogong Garut.

"Ada sekitar 19 orang warga  balita dan dewasa dari sejumlah RW di Kelurahan Kota Wetan,Kecamatan Garut Kota yang diduga mengalami keracunan makanan dan sempat mendapat perawatan intensif di Puskesmas Guntur," kata Ketua RW O7, Rohmat, Selasa (30/11/2021).

Menurut Rohmat, warga yang kebanyakan balita tersebut mengalami muntah-muntah dan buang air besar (mencret) setelah menyantap makanan tambahan gizi yang dibagikan oleh Puskesmas Guntur pada sekitar pukul 09.00 WIB di Kelurahan Kota Wetan.

"Mulai terasanya sekitar pukul 15.00 WIB, namun saya menerima laporan dari para RW sekitar pukul 19.00 WIB, bahwa banyak warga terutama balita yang mengalami muntah berak setelah menyantap makanan tambahan gizi yang dibagikan kader kepada warga atas program dari Puskesmas Guntur tersebut," jelasnya.

Peristiwa dugaan keracunan makanan tersebut juga dibenarkan oleh seorang dokter yang merawat pasien.

"Jumlahnya ada 14 orang, ada orang dewasa dan balita namuan sebagian besar udah pulang dan berobat jalan serta yang tersisa ada 4 orang balita yang masih dirawat," katanya.

Dugaan sementara dari makanan gizi tambahan yang dalam isi paketan makanan tersebut ada sayur,daging tahu-tempe.dan makanan lainnya.

"Pemberian makanan gizi tambahan ini merupakan program rutin," Pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar