Subang Gencar Vaksinasi Massal Wujudkan Herd Immunity untuk Pilkades Serentak 2021

Kapolres Subang AKBP Sumarni SH

KBRN, Subang: Pelaksanaan Pilkades Serentak Desember 2021, menjadi perhatian Polres, Kodim dan Pemkab Subang, sebagai sasaran vaksinasi berikutnya. Guna mewujudkan herd immunity, masyarakat Kabupaten Subang pada umumnya.

Kapolres Subang AKBP Sumarni SH menyebutkan, dalam kegiatan Pilkades Serentak itu, tentunya berpotensi banyak terjadi kerumunan, yang berakibat fatal, jika masyarakatnya belum mendapatkan vaksinasi.

"Kedepan kita juga fokus ke desa-desa yang hari ini sedang melaksanakan tahapan pilkdes serentak, untuk kita vaksin secepatnya. Agar pada saatnya nanti banyak kerumuman, herd immunity masyarakatnya sudah terbentuk," ujar AKBP Sumarni kepada RRI di Subang, Rabu (22/9/2021).

Sehingga kata Kapolres, jumlah 58 Desa yang menggelar Pilkades Serentak itu, Polres Subang tentunya harus berkolabirasi dengan Kodim 0605/Subang dan Dinas Kesehatan.

"Dalam pelaksanaan vaksinasi di 58 desa yang menggelar Pilkades Serentak itu, kami harus berkolabirasi dengan Kodim dan Dinkes Subang," tegasnya.

Sementara itu Dandim 0605/Subang Letkol (Czi) Irsad Wilyarto S. Ip melalui Kasdim 0605/Subang Mayor (Inf) Yuyum Rubiansyah S. Pd menyatakan, rencana Polres Subang untuk menggelar vaksinasi massal di 58 desa yang menggelar Pilkades Serentak Kodim 0605/Subang sangat mendukung. 

Karena menurut Kasdim, vaksinasi itu sangat penting, ketika di penyelenggaraan pilkades serentak itu, berpotensi terjandinya kerumunan massa, dan itu harus diantisipasi segera.

"Kebanyak dalam tahapan pilkdes itu, potensi kerumunannya sangat tinggi, jadi kalau sudah diberikan vaksinasi, masyarakat di 58 desa itu aman, kareba sudah terbentuk herd immunitynya," tegas Mayor Yuyum.

Hal senada yang disampaikan Kasdim 0605/Subang, Kepala Dinas Kabupaten Subang dr. Maxi sangat mendukung upaya yang akan dilakukan Polres Subang, untuk mevaksin masyarakat termasuk panitia dan calon kades yang akan tampil di pilkdes serentak nanti.

"Tentunya yang namanya pilkdes itukan berproses kan. Mulai dari tahapan sosialisasi, sampai ke tahapan pencoblosan nanti, poten kerumunannya tidak bisa dihindarkan lagi. Di tambah lagi rapat-rapat masing-masing tim pemenangan paslon kades, rapat tim sukses serta ngopi-ngopi bareng itu tidak bisa kita hindarkan," terang dr. Maxi.

Makanya ditegaskan Kadinkes, minimal 70 persen masyarakat yang di desanya menggelar pilkades serentak itu, sudah di vaksinasi.

"Dengan begitu dapat meminimalisir terjadinya penyebaran covid-18 di 58 desa yang sedang melaksanakan pilkades serentak itu," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00