KPID dan Diskominfo Jabar, Dorong Milenial Tangkap Peluang Analog Switch Off

Ketua KPID Jawa Barat, Adiyana Slamet (Kiri), bersama Kepala Bidang IKP Diskominfo Jabar, Faiz Rahman (Kanan) (Foto: Wildan Pratomo -RRI)

KBRN, Bandung: Menghadapi Analog Switch Off (ASO) yang kian mendekat, Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Barat dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jawa Barat ajak Generasi Milenial mempersiapkan diri menghadapi banyaknya peluang dan tantangan dimasa yang akan datang.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Jabar, Faiz Rahman mengatakan, ketika peralihan analog menjadi digital, dan frekuensi digital akan dimanfaatkan untuk menambah kecepatan internet, akan banyak membuka berbagai pekerjaan baru, yang sebelumnya tidak pernah ada.

"Sekarang kita liat, dulu tidak ada pekerjaan seperti game tester, media sosial management, digital marketing dan lain lain, tapi nyatanya seiring berkembangnya zaman semua pekerjaan tersebut terbuka, dan generasi Milenial kita harus siap menerima perubahan itu," ungkapnya dalam Diskusi Peluang Generasi Milenial Menyongosong Analaog Switch Off (ASO) di Jawa Barat. Rabu (22/9/2021).

Ia menambahkan terlebih Jawa Barat akan menghadapi bonus demografi yang sangat menjanjikan tidak hanya untuk Jawa Barat tapi bagi masyarakat.

"Apalagi Jawa Barat juga menghadapi bonus demografi dimana generasi Milenial dan Generasi Z di Jabar sangat besar, ini perlu disiapkan agar SDM kita mampu mengambil peluang besar itu, sehingga anak anak kita mampu meneruskan perjuangan Jawa Barat untuk mewujudkan Jabar Juara Lahir dan Batin,"imbuhnya.

Hal senada pun dikatakan Ketua KPID Jawa Barat, Adiyana Slamet.

Menurutnya, ketika peralihan rampung, akan bermunculan TV digital baru yang sangat memerlukan konten kreator ahli, untuk mengisi konten konten mereka, tak ayal ini menjadi salah satu peluang besar yang harus di sikapi bersama.

"Karena sekarang tidak ada negara negara maju di dunia yang masih bertumpu kepada Sumber Daya Alam, yang ada saat ini negara maju sangat memanfaatkan Sumber Daya Manusianya dengan mendorong kreatifitas anak anak mudanya, kita pun harus sudah menuju ke arah sana, untuk memajukan bangsa kita,"ungkapnya.

"Menurut hasil survey yang dilakukan oleh Boston Consulting, setelah ASO berjalan di Indonesia akan membuka pekerjaan baru lebih dari 232.000 dan untuk usaha baru lebih dari 180.000 maka dari itu anak anak ini perlu di siapkan secara matang,"tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00