Musnahkan 1 Ton Sabu Asal Iran, Kapolda Jabar Minta Pelaku Dihukum Mati

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Suntana saat akan memusnahkan barang bukti sabu, barang bukti penyelundupan jaringan narkoba asal Iran di pantai Madasari Pangandaran.(Foto:Azis Zulkarnaen/RRI).

KBRN, Bandung: Direktorat Narkoba Polda Jawa Barat memusnahkan 1 ton lebih narkoba jenis sabu di halaman Mapolda Jawa Barat dan Bio Farma Bandung, Kamis (19/5/2022).

Narkoba tersebut  merupakan barang bukti yang disita dari jaringan narkoba internasional asal Iran, yang gagal diselundupkan di pantai Madasari Kecamatan Parigi Kabupaten Pangandaran pada 16 Maret 2022 lalu.

Sabu yang ditaksir triliun rupiah tersebut, di musnahkan dengan cara dibakar di insenerator.

 Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Suntana mengatakan, digagalkannya upaya penyelundupan sabu asal Iran itu  merupakan bukti aparat melakukan tupoksinya, menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat khususnya terkait peredaran gelap narkoba.

Kapolda Jabar juga meminta hukuman seberat-beratnya bagi para pelaku penyelundupan narkoba itu, hingga hukuman mati.

“Kita beri hukuman yang sangat pantas untuk penyelundup narkoba. Kalau kemarin itu hebat sekali pak Kajati menuntut salah satu tersangka dan di acc oleh pengadilan hukuman mati. Dan saya menyarankan hukuman mati mungkin kita bisa berikan kepada penyelundup narkoba,”tegas Suntana disela acara pemusnahan.

Kapolda Jabar juga mengakui sulitnya melakukan pengawasan terhadap aksi penyelundupan narkoba maupun tindak kriminal lainnya di wilayah Jawa Barat.

Jawa Barat mempunyai wilayah yang sangat luas dengan garis pantai yang panjang dan terpencil, menyebabkan sulitnya pengawasan aparat terkait.

“ Susah filternya. Jadi filter yang utama adalah partisipasi dan kepedulian masyarakat Jawa Barat terhadap bahaya narkoba,”ujar Suntana.

Kapolda Jawa Barat juga meminta jajaran Kepolisian Jawa Barat untuk terus meningkatkan sinergitas dengan elemen lainnya terutama masyarakat. Informasi dari masyarakat maupun lainnya sangat penting bagi kepolisian, untuk menjaga stabilitas kamtibmas.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar