Polisi Paksa Putar Balik Pemudik Bandel

Kapolres Cimahi AKBP Indra Setiawan bersama Kadishub Cimahi Hendra Gunawan saat meninjau Pospam Alun-Alun Cimahi (Foto:Amelia Hastuti/RRI)

KBRN, Cimahi :Hari pertama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2021 di wilayah hukum Polres Cimahi, Kamis (6/5/2021), berjalan dengan lancar. Namun sejumlah kenderaan pemudik baik yang akan melintas di Padalarang maupun di Lembang, terpaksa balik, karena di cegat petugas pospam.

Berdasarkan pantauan RRI,  arus mudik kali ini memang jauh berbeda dengan tahun- tahun sebelumnya apalagi dengan adanya larang mudik yang dikeluarkan oleh pemerintah mulai dari tanggal 6 hingga 17 April 2021.

Seperti di kota Cimahi, kenderaan yang lalu lalang dipastikan merupakan warga setempat yang melakukan kegiatan bekerja ataupun berbelanja serta aktivitas lainya.

Kapolres Cimahi AKBP Indra Setiawan ketika ditemui RRI saat memantau Pospam Alun-Alun Cimahi  mengatakan,  petugas mulai melakukan penyekatan pada pukul 00.00 WIB  dinihari .

"Saya sudah melakukan pengecekan, seperti   Pospam  Padalarang Kabupaten Bandung Barat sejak pukul 00.00 WIB l hingga tengah hari tadi, petugas sudah melakukan penyekatan dan pemeriksaan terhadap 350 kenderaan, dimana 89 diantarnya diputar balik karena melanggar larangan mudik," ungkapnya.

Kemudian petugas juga  mengamankan  dua mobil  travel gelap  gate tol Padalarang, penumpangnya diturunkan mobilnya dikandangkan.

" Kemudian untuk yang di Cikole Lembang memang arus lalu lintas terlihat sepi,  sehingga kita tadi mulai dari malam sampai saat ini (siang) sudah melakukan pemeriksaan terhadap 55 kenderaan dan  kenderaan yang berhasil kita putar balikkan sebanyak 40 unit," jelasnya.

Dari hasil pantauan sementara kata Indra,  arus lalu lintas tidak padat untuk jalur-jalur wisata dan jalur-jalur yang mengarah ke Kabupaten Bandung Barat.

"Mereka tidak boleh masuk ke wilayah Bandung Barat, sesuai larangan mudik dengan melihat plat nomor kenderaan, kalau kenderaan yang mengarah ke Bandung tentunya menggunakan plat nomor polisi wilayah Bandung," katanya.

Selain penyekatan terhadap pemudik, di Pos penyekatan itu juga disiapkan swab tes PCR maupun rapid test antigen oleh Dinas Kesehatan Setempat, guna menekan penyebaran wabah Covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00