Ini 13 Titik Penyekatan Pemudik di Subang

Kabag Ops Polres Subang Petakan Pos Cek Poin, Pos Pelayanan dan Pos Pantau Saat Penyekatan Larangan Mudik Lebaran Dalam Operasi Ketupat Lodaya 2021

KBRN, Subang: Polres Subang mulai melakukan pemetaan 13 titik Pos PAM atau Pos Pelayanan, untuk mendukung penyekatan Larangan Mudik Lebaran, dalam Operasi Ketupat Lodaya 2021.

Kapolres Subang AKBP Aries Kurniawan Widiyanto SH melalui, Kabag Ops Polres Subang Kompol Rislam Harfian mengungkapkan, 13 Pos PAM tersebut terdiri dari 10 Pos PAM yang difungsikan sebagai Pos Cek Poin, 2 Pos YAN atau Pos Pelayanan, dan 1 Pos Pantau.

"Sebelumnya 13 Pos PAM tersebut sebagai Pos penyekatan Larangan Mudik Lebaran 2021, Namun hasil Rakor Lintas Sektoral terakhir yang digelar Kakorlantas Mabes Polri, mengalami perubahan secara nasional. Sehingga dari 13 Pos PAM penyekatan itu 10 menjadi Pos Cek Poin, 2 Pos Pelayanan, dan 1 Pos lagi berfungsi sebagai Pos Pantau," ujar Kompol Rislam kepada wartawan di Subang, Sabtu (1/5/2021).

Kabag Ops memaparkan, 10 Pos Cek Poin tersebut, ditempatkan di 10 titik pintu keluar masuk Subang, dari Kabupaten Tetangga, mulai dari Gamon Patokbeusi berbatasan dengan Karawang, Sewo Pusakanagara berbatasan dengan Indramayu, kemudian Campaka Cipeundeuy dengan Purwakarta, Cibogo dengan Kabupaten Indramayu dan Sumedang, Tanjungsiang dengan Kabupaten Sumedang, kemudian Jalancagak dengan Wanayasa Purwakarta, dan Ciater berbatasan dengan Bandung Barat.

Selanjutnya Cilamaya Balanakan dengan Kabupaten Karawang, serta dua Pos PAM di Gerbang Tol Cipali, yakni di GT Kaliangsana Kalijati, dan Cilameri. 2 Pos Yan disiapkan di Res Area KM 86, dan KM 102 Tol Cipali. Sedangkan untuk 1 Pos Pantau Polairud Blanakan.

"Ke 13 Pos PAM itu, sudah disepakati oleh semua Personil yang terlibat di Operasi Ketupat Lodaya 2021, mulai dengan TNI, Satpol PP, Dishub, Dinkes, Satgas Penanganan Covid-19, dan komponen lainnya," jelasnya.

Sementara itu dikatakan Kompol Rislam, Khusus di Pos YAN, Dinkes dan Satgas Penanganan Covid-19, melayani sekaligus melakukan pengecekan kelengkapan para pengguna Jalan Tol berupa Surat Ijin Keluar Masuk (SIKM) dari Satgas masing-masing daerah asal, kemudian melakukan rapid test antigen, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. 

Jika tidak memenuhi sarat, disurut putar balik terkait diberlakukannya Larangan Mudik Lebaran, yang bertujuan menekan penularan pandemi covid-19. Untuk tambahan Polres Subang juga menyiapkan sejumlah Pos Gatur di sejumlah titik keramaian, seperti di Tokma Jalancagak, Wisma Karya Subang dan beberapa titik keramaian lainnya.

"Pengetatan di 13 Pos PAM tersebut, khususnya di 13 Pos Cek Poin dan 2 Pos YAN, dan di sejumlah Pos Gatur tambahan di beberapa titik keramaian itu, kami lakukan, guna melaksanakan penyekatan, terkait dengan Larangan Mudik Lebaran 2021. Tujuannya untuk memutus mata rantai penularan covid-19, selama Operasi Ketupat Lodaya Lebaran 2021 berlangsung," imbuh Kabag Ops Polres Subang.

Lebih Lanjut Kabag Ops menyebutkan, jumlah Personil yang dilibatkan di 10 Pos Cek Poin, dan di 2 Pos YAN serta di 1 Pos Pantau Polairud Blanakan, dari Polri berjumlah 850 Personil, Gabungan TNI, Satpol PP, Dishub, Dinkes dan Satgas Covid-19, dan komponen lainnya sebanyak 555 Persinil. Sehingga totalnya berjumlah 1.455 Personil.

"Ke 13 titk Pos PAM, 10 diantaranya Pos Cek Poin, 2 Pos YAN dan 1 Pos Pantau itu, merupakan titik-titik strategis akses keluar masuk para pemudik, dan wisatawan, yang akan meluntas, maupun yang bertamasya ke Subang, pada saat Lebaran dan Libur Lebaran nanti. Dengan jumlah 1.455 Personil Gabungan yang kita libatkan itu diharapkan, tidak ada satupun pemudik dan wisatawan yang lolos dari penyekatan Larangan Mudik Lebaran selama Operasi Ketupat Lodaya 2021 berlangsung,” Pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00