Satnarkoba Polres Cimahi Sita Puluhan Ribu Pil Psikotropika

Para pelaku pengedar narkoba yang diamankan Polres Cimahi (Foto:Amelia Hastuti/RRI)

KBRN, Cimahi : Penyidik Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi berhasil mengungkap 14 kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba, yang melibatkan 15 orang tersangka.

" Bahkan salah seorang tersangkanya ini, merupakan narapidana yang  sedang menjalani hukuman di Rumah Tahanan Jelekong Bale Endah Kabupaten Bandung," ungkap Kapolres Cimahi AKBP Indra Kurniawan kepada wartawan, di Polres Cimahi Jalan Amir Machmud Kota Cimahi, Kamis (29/4/2021).

Menurut Kapolres,  pengungkapan 14 kasus narkotika  itu dilakukan selama bulan April 2021, sedang barang bukti yang berhasil disita berupa sabu-sabu sebanyak  100,89 gram, ganja kering 95,20 gram, tembakau sintetis 107,24 gram.

"Selain itu juga disita obat-obatan psikotropika berupa Riklona 70 butir, Hexymer 1.830 butir, Truhexyphenidril 9.215 butir dan Tramadol 2.660 butir," ujarnya.

Menyinggung modus operandi yang mereka lakukan,  Kapolres menyebutkan, peredaran gelap narkoba dilakukan dengan berbagai cara,  diantaranya dengan sistem tempel,  transaksi langsung atau adu bagong serta melalui media online seperti Facebook dan Instagram.

"Untuk wilayah operasinya antara lain Kota Cimahi 8 kasus, Bandung Barat  5 kasus dan Kabupaten Subang 1 kasus.  Untuk TKP Kabupaten Subang merupakan  pengembangan kasus dari TKP di Kota Cimahi," terangnya.

Mereka dijerat dengan berbagai pasal dalam Undang RI nomor 35 tahub 2009 tentang Narkotika, dan  UU RI nomor 36  tahun 2009 tentang Kesehatan, dengan. ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal 20 tahun atau seumur hidup.

" Salah satu kasus yang diungkap adalah kasus peredaran sabu-sabu di Cipapat Kabupaten Bandung Barat,  yang melibatkan tersangka DD dengan barang bukti seberat 49,3 gram," imbuhnya.

Kemudian kasus sabu-sabu di Cimahi Tengah Kota Cimahi,  yang melibatkan tersangka AR, dengan barang bukti seberat 29, 27 gram sabu-sabu.

Sementara itu, dua orang dari 15 tersangka yang diamankan, merupakan kurir dari perusahaan jasa pengiriman paket, yang  diciduk karena terbukti mengedarkan  narkoba jenis sabu dan ganja.

Kasat Reserse Narkoba Polres Cimahi AKP Nasruddin menjelaskan , dua kurir tersebut mengirimkan paket sesuai tugas mereka dari perusahaan jasa pengiriman paket.

"Namun ketika mengantarkan paket, mereka juga sambil membawa narkoba jenis sabu dan ganja milik pengedar. Jadi mereka antar barang klien mereka di perusahaan jasa pengiriman barang, mereka juga sambil bawa narkoba untuk diantar ke klien si pengedar," sebutnya.

Menurut Nasrudin, ke dua tersangka itu terbukti melanggar Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, khusus terkait sabu-sabu dan ganja serta terancam hukuman penjara maksimal 20 tahun.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00