Dua Komplotan Curanmor Diringkus Satreskrim Polres Cimahi

Kasat Reskrim Polres Cimahi AKP Yohannae Redhoi Sigiro sedang bertanya kepada seorang tersangka curanmor (Foto:Amelia Hastut/RRI)

KBRN, Cimahi : Jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Cimahi, berhasil mengungkap kasus pencurian kenderaan bermotor, yang melibatkan dua komplotan pelaku yang sering beroperasi diwilayah hukum Polres Cimahi seperti Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.

"Kami mengamankan sepuluh orang tersangka, yang terdiri dari pelaku pencurian, pelaku yang mencari sasaran dan pemantau situasi,  joki  serta penadah penadahnya. Seorang pelaku diantaranya bahkan seorang wanita," ungkap Kapolres Cimahi AKBP Indra Setiawan kepada wartawan, di Mapolres Cimahi Jalan Amir Machmud, Kota Cimahi, Kamis (21/1/2021).

Selain tersangka pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan oleh pelaku seperti satu unit mobil Avanza, 2 kunci astag, satu gagang kunci astag, 13 mata kunci Astag, 1 mata gerinda, 2 korek gas berbetuk pistol serta 19 unit sepeda motor berbagai merek dan jenis hasil kejahatan mereka.

"Dalam pemeriksaan penyidik, para pelaku mengakui sudah melakukan sebanyak 32 aksi pencurian sepeda motor di Melong, dan Baros Cimahi serta Parongpong, Ngamprah, Cililin dan Cihempelas Kabupaten Bandung Barat. Selain itu para tersangka juga melakukan aksi yang sama di Sukajadi dan Sukasari Kota Bandung serta Kabupaten Bogor," jelas Kapolres.

Kelompok pertama yang berhasil diringkus oleh anggota Unit Resmob Satreskrim Polres Cimahi, merupakan kelompok Bogor yang berjumlah 5 orang, terdiri dari tersangka YA (34) warga Tanah Sereal Kota Bogor yang merupakan pelaku pencurian motor.

"Dalam aksinya pelaku YA dibantu oleh tersangka Ed (25) warga Cianjur dan FDN (31) warga Bogor yang pertugas sebagai pencari target dan pemantau situasi. Bila berhasil maka sepeda motor curian itu dibawa lari oleh tersangka Ed, ke daerah Bogor dan diserahkan kepada penadahnya masing-masing U alias Jack (36) dan A alias Madi (40) warga Kabupaten Bogor," paparnya.

Sedang kelompok lainnya merupakan Kelompok Padalarang yang berjumlah 6 orang, 5 diantaranya berhasil ditangkap dan 1 orang masih dalam daftar pencarian orang (DPO).

"Pelaku yang kami amankan masing-masing berinisial S alias Molen (27) warga Padalarang, AH (36) warga Cihampelas, dan YM (26) warga Padalarang. Sedang penadahnya masing-masing CS (49) warga Pangalengan Kabupaten Bandung dan K alias Sani (29) warga Cisewu Garut," ujarnya.

Sementara itu, pengungkapan kasus pencurian motor yang melibatkan kelompok Bogor, berawal dari kegiatan kring serse anggota Unit Resmob yang dipimpin oleh Ipda Kendra, disekitar Jalan Amir Macmud Kota Cimahi tepatnya di depan RSUD Cibabat Cimahi.

"Awalnya anggota kita melakukan krimg serse dan pukul 02.00 pagi , saat dilihat ada sebuah mobil yang memang sdh diidentifikasi digunakan untuk melakukan aksi pencurian motor. Kemudian ditangkap 1 orang perempuan supirnya dan 1 pelaku lainnya sedang melakukan aksi  di parkiran RSUD Cibabat," jelas Kasat Reskrim AKP Yohannes Redhoi Sigiro.

Menurutnya, setelah ditangkap akhirnya berhasil juga ditangkap 2 tersangka lain sebagai penadah hasil kejahatan mereka.

"Sebelumnya komplotan ini 3 kali melakukan aksi pencurian sepeda motor di parkiran Hotel Valore The Edge Super Block Baros Cimahi. Dalam setiap aksinya mereka selalu menggunakan Mobil Avanza Putih tersebut," ujarnya.

Dari kelompok Bogor, penyidik berhasil mengamankan 6 unit sepeda motor hasil kejahatan mereka.

Para pelaku akan dijerat dengan sejumlah pasal diantaranya pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara serta pasal 480 KUH Pidana tentang penadahan dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00