Trio Jenderal NII Divonis Berbeda

Sidang PN Garut terhadap 3 Jendral NII.(Foto:Irwan Rudiawan/RRI).

KBRN, Garut : Dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana makar dan menghina lambang negara. Pengadilan Negeri Garut menjatuhkan vonis terhadap tiga Jenderal Negara Islam Indonesia (NII) terdakwa kasus video propaganda. Ketiga terdakwa dijatuhi hukuman yang berbeda.

Kepala Pengadilan Negeri (PN) Garut Harris Tewa mengatakan,Ketiga terdakwa dianggap secara sah melanggar Pasal 110 KUHP Tentang Makar dan Pasal 66 Jo Pasal 24 UU RI Nomor 24 Tahun 2009 Tentang Penghinaan Lambang Negara sebagaimana dalam dakwaan primer.

"Vonis terhadap tiga terdakwa, Sodikin alias Odik, Jajang Koswara dan Ujer Januari terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan makar dan menghina lambang negara,"kata Haris usai memimpin sidang di Pengadilan Negeri Garut, Kamis (23/6/2022).

"Telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana melakukan makar dan menghina lambang negara," kata ketua majelis hakim Harris Tewa dalam jalannya sidang.

Majelis hakim menyatakan, ketiganya dijatuhi hukuman yang berbeda. Sodikin dan Jajang dihukum bui 4 tahun 6 bulan sedangkan Ujer lebih ringan.

"Menjatuhkan pidana penjara oleh karena itu terhadap terdakwa 1 Jajang Koswara, terdakwa 2 Sodikin alias Odik masing-masing selama 4 tahun dan enam bulan. Dan terdakwa tiga Ujer Danuari dengan pidana penjara selama satu tahun dan enam bulan," katanya.

Sidang vonis terhadap ketiga terdakwa dalam kasus video propaganda trio Jenderal NII ini akhirnya berlangsung usai tertunda sekitar satu bulan. Majelis hakim dalam sidang menjelaskan hak tersebut wajar terjadi. Sebab, para pemangku kebijakan mempertimbangkan dengan matang vonis terhadap ketiganya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar