Hakim Jatuhkan Vonis Dua Tahun Penjara kepada Penyuap Eks Walikota Banjar

KBRN, Bandung: Seorang Pengusaha bernama Rahmat Wardi, dinyatakan bersalah memberi uang suap pada mantan Wali Kota Banjar Herman Sutrisno. Atas ulahnya, Rahmat dijatuhi vonis 2 tahun bui. 

Putusan terhadap Rahmat Wardi dibacakan majelis hakim dalam sidang yang berlangusung di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (25/5/2022). 

"Mengadili, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Rahmat Wardi dengan pidana dua tahun dan denda Rp 200 juta rupiah," ujar hakim saat membacakan amar putusan. 

Hakim menyatakan apabila denda tak dibayarkan oleh Rahmat Wardi, dia akan dikenakan hukuman pidana tambahan penjara selama 6 bulan. 

Atas putusan tersebut, Rahmat Wardi mengaku keberatan. Kemudian setelah berbincang dengan tim kuasa hukumnya, Rahmat Wardi menyatakan pikir-pikir atas putusan tersebut. 

Begitu juga dengan jaksa penuntut umum (JPU) KPK. Dia menyatakan pikir-pikir selama tujuh hari sesuai batas waktu yang ditentukan hakim. 

Rahmat Wardi sebelumnya didakwa melakukan suap kepada mantan Wali Kota Banjar Herman Sutrisno. Suap tersebut berkaitan dengan ragam proyek infrastruktur di Kota Banjar. 

Pemberian uang tersebut dilakukan selama Herman Sutrisno menjabat sebagai Wali Kota Banjar periode 2008 sampai dengan 2013. Selama periode itu, perusahaan Rahmat yaitu CV Prima kerap mendapatkan paket pekerjaan untuk sejumlah proyek infrastruktur di Kota Banjar. 

Dalam perkara ini, Rahmat Wardi didakwa Pasal 5 ayat (1) huruf b Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang Tipikor Jo Pasal 65 ayat (1) KUHP sebagaimana dakwaan pertama. Sedangkan dakwaan kedua Pasal 13 Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar