Restorasi Justice, ,Kapolres : Munir Bebas Atas Pertimbangan Keadilan

KBRN,Garut : Sujud syukur dipanjatkan Munir Alamsyah (53) mantan guru honorer, setelah Polres Garut melakukan restorative justice atas perbuatanya  membakar sekolah SMPN 1 Cikelet Garut pada 14 Januari 2022 lalu.

Kapolres Garut AKBP Wirdhanto Hadichaksono mengatakan,langkah restorative juatice tersebut dilakukan setelah ada kesepakatan dari seluruh pihak dan berdasarkan beberapa pertimbangan.

Nilai kerugian yang sangat kecil yang dialami pihak sekolah SMPN 1 Cikelet pasca dibakar oleh pelaku menjadi salah satu dasar pertimbangan dilakukannya restoratif justice.

"Yang rusak hanya daun pintu sekolah saja sehingga kerugiannya sangat kecil,selain  itu pak Munir ini bukan seorang residivis dan juga berasal dari masyarakat yang tidak mampu yang merasa dirugikan atas tidak dibayarnya gaji sebagai guru honorer disekolah setempat beberapa tahun terkahir ini,maka dari itu pak Munir berhak.mendapatkan restorasi justice,"kata Wirdhanto di Mapolres Garut,Jumat (28/1/2022).

Sebelum memetuskan restorasi justice pihaknya dikatakan Wirdhanto melakukan diskusi dengan pihak Dinas Pendidikan dan juga pengacaranya Munir.

"Setelah ada kesepakatan yang melibatkan Dinas terkait dan juga pengacaranya akhirnya pihak sekolah memaafkan perbuatan pelaku.maka dari otu merujuk pada Peraturan Kepolisian nomor 8  terkait masalh penanganan tindak pidana berdasarkan keadilan restorasi justice dan juga dilihat dari sisi formil dan.materilnya mencukupi untuk dilakukan restorasi justice tersebut,"pungkas Wirdhanto.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar