Pasarkan Anak di Bawah Umur via MiChat, Dua Mucikari Ditangkap

KBRN, Soreang : Dua orang mucikari, seorang perempuan berinisial SI (19) dan BR seorang laki-laki yang juga berusia 19 tahun, ditangkap Satreskrim Polresta Bandung, setelah terbukti memperdagangkan dua anak perempuan dibawah umur melalui aplikasi MiChat.

Jumat (28/1/2022) sore, kedua tersangka yang mengenakan baju tahanan warna biru  diperlihatkan kepada publik melalui media di Mapolresta Bandung di Soreang.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo menjelaskan, kasus ini terungkap setelah korban mengaku kepada orangtuanya dipaksa harus melayani beberapa orang hidung belang oleh para tersangka.

Awalnya, kedua korban yang baru berusia 14 dan 15 tahun itu, pada tanggal 13 Januari 2022, dibawa kedua tersangka dengan alasan untuk jalan - jalan.

Namun bukannya diajak jalan-jalan, kedua korban malah tidak diperbolehkan pulang selama tiga hari dan selama itu pula dipaksa melayani hasrat lelaki nakal di sebuah apartemen di kota Bandung.

Untuk menjaring lelaki hidung belang, kedua korban didandani baju sexy berwarna merah oleh para tersangka dan dipasarkan melalui aplikasi MiChat, dengan tarif antara 300-700 ribu rupiah untuk sekali kencan.

Dari sekali melayani hidung belang tersebut, korban dikasih uang 100 ribu rupiah dan sisanya diambil oleh kedua muncikari tersebut.

Kedua pelaku yang terus menundukkan muka saat pers conference itu, ditangkap pihak Kepolisian di sebuah hotel di Soreang pada tanggal 18 Januari 2022.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku yang merupakan penduduk Kecamatan Solokanjeruk dan Paseh Kabupaten Bandung itu, terancam hukuman penjara paling lama 15 tahun dan denda maksimal 600 juta rupiah.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar