Terkumpul Uang Denda Rp 86 Juta dari 178 Pelanggaran Tipiring PPKM Darurat Subang

Kajari Subang Taliwondo SH Beraama Unsur Forkopimda

KBRN, Subang: Selama pelaksanaan PPKM Darurat Jawa Bali berlangsung, sejak 3 sampai dengan 21 Juli 2021. Kejaksaan Negeri Subang, mencatat ada 178 pelanggaran tindak pidana ringan (Tipiring).

Kejari Subang Taliwondo SH mengungkapkan, dari 178 pelanggaran tipiring tersebut, terkumpul dana denda diatas Rp 86 juta.

"Tercatat sebanyak 178 perkara, yang ditangani tim selama pemberlakuan PPKM Darurat. Dana dari denda itu, nantinya akan di setorkan kepada pendapatan negara bukan pajak," jelas Taliwondo kepada RRI di Subang, Jumat (23/7/2021).

Dari ratusan perkara tipiring tersebut dikatakan Kajari, pihaknya sudah menggelar 5 kali sidang, dengan 3 kali sidang di tempat, dan 2 kali sidang secara virtual.

“Dari tanggal 3 Juli sampai 21 Juli kemarin kita sudah melakukan 5 kali sidang, yaitu 3 kali sidang di tempat dan 2 kali sidang virtual,” jelasnya.

Ditambahkan dia, selama pemberlakuan PPPKM Darurat itu, pelanggar berasal dari kalangan yang beragam. Bahkan, ada juga diantaranya dari perorangan secara pribadi, pelaku palanggaran Perusahaan , pelaku usaha kecil juga ada. Bahkan ada warga yang tidak menggunakan masker juga terjaring razia.

“Besaran dendanya bervariasi Tidak ada yang dikurung, semuanya dikenakan denda. Kami tidak hanya memberikan sanksi denda, sebelumnya juga ada yang kita berikan teguran lisan dan teguran tulisan,” timpalnya.

Untuk sidang di tempat, Taliwondo mengatakan, sudah dilakukan di beberapa tempat berbeda sehingga masyarakat melakukan sidang juga tidak merasa direpotkan.

“Kalau di daerah Pantura kami sidang di lapangan Kecamatan Pamanukan, untuk di daerah kota kami laksanakan di Alun-Alun, kemarin yang di wilayah selatan kita gelar di Kecamatan Jalancagak,” ujarnya.

Taliwondo mengimbau, agar masyarakat bisa lebih taat terhadap aturan PPKM, karena aturan tersebut dibuat untuk menekan penularan Covid-19 khususnya di wilayah Subang.

“Sanksi itu hanya untuk efek jera saja, semoga dengan denda punya efek jera dan mereka (masyarakat) bisa lebih taat,” tandas Kajari Subang. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00