Rencana Harga Mie Instan Naik Pemilik Warung Resah

Diana pemilik warung mie rebus instan (Foto: istimewa/RRI)

KBRN, Bandung: Pemilik warung mie instan only you and mie, Diana Indah Agustin merasa gundah dengan rencana kenaikan harga mie instan. 

Pasalnya kenaikannya bisa hingga tiga kali lipat.

"Sekarang saja sudah naik rata-rata Rp500 dari harga sebelumnya. harga mie instan rata - rata sudah mencapai Rp3500" kata Diana, Rabu (10/8/2022)

Diana mengaku sudah sebulan lalu kabar kenaikan harga dari mie instan tersebar.

Tapi jika benar kenaikannya sampai tiga kali lipat tentu akan sangat memberatkan bagi para pedagang, termasuk pedagang mie rebus instan.

"Kaget juga jika sampai naik tiga kali lipat jadi Rp20000, saya harus jual berapa ke konsumen nantinya?," ujarnya.

Diakui Diana, dengan kenaikan harga mie instan sekarang, pihaknya berencana untuk menaikan harga karena sejumlah bahan seperti cabai, minyak dan beberapa bahan pelengkap lainnya sudah lebih dulu naik.

"Idealnya kan dua kali lipat, tapi masa harus jual mie rebus Rp20000 untuk satu porsinya, bisa protes nanti para konsumennya.

Diana, berharap pemerintah bisa memberikan solusi yang tepat agar para pedagang tidak resah akan wacana ini. Kalaupun harus naik jangan terlalu besar.

"Saya kira naik Rp500 atau maksimal Rp1000 masih ideal, karena jika lebih dari itu sangat berat bagi kami. Lebih bagus lagi tidak naik" tegasnya.

"Saya berharap pemerintah dan pemangku kebijakan lainnya bisa segara turun tangan dan mengatasi persoalan ini" pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar