Warga Bingung Penggunaan MyPertamina Untuk Pembelian BBM

"Pengguna sepeda motor, mengisi BBM di salah satu SPBU di Kota Tasikmalaya," (Foto : Nova Noegraha/ RRI)

KBRN, Tasikmalaya : Pertamina akan memberlakukan cara pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Solar subsidi, melalui penggunaan aplikasi My Pertamina.

Cara baru ini  dinilai sebagian warga, akan membingungkan, terutama bagi warga yang tidak memiliki aplikasi ini.

Andi (36) warga Kota Tasikmalaya mengaku, baginya aplikasi ini cukup rumit jika diterapkan. Meski ini terobosan, kata Andi, perlu sosialisasi yang luas kepada masyarakat, agar dipahami dengan mudah.

"Ya sudah dengar, tapi saya pikir akan sulit. Apalagi untuk orang tua, atau yang tidak punya hp android," kata Andi kepada RRI, ditemui usai mengisi BBM di SPBU, Jalan Letnan Harun, Kota Tasikmalaya, Rabu (29/6/2022).

Berbeda dengan Andi, Candra warga Cidahu, Kabupaten Tasikmalaya, mengatakan, hal ini merupakan terobosan yang baik, agar subsidi BBM tepat sasaran.

Transaksi dengan cara ini, tentunya akan mempermudah SPBU, untuk mengetahui BBM ini dipergunakan untuk kebutuhan wajar, atau tidak.

"Yang saya tahu, kendaraannya terdaftar. Nanti akan terlihat jelas, seberapa banyak BBM yang digunakan, kendaraan jenis apa yang menggunakan. Ya akan mudah dikontrol," ucapnya.

Akan tetapi, karena ini hal baru, Pertamina harus lebih gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

"Ya tinggal sosialisasinya. Agar masyarajat benar - benar paham," katanya.

Sementara itu untuk aplikasi My Pertamina, akan mulai diujicobakan, 1 Juli 2022 mendatang.Kota Tasikmalaya, merupakan salah satu kota,  untuk uji coba penerapan aplikasi My Pertamina, dalam transaksi BBM.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar