HUT ke -15 KBB Berkah bagi UMKM

Plt Bupati Bandung Barat, Henky Kueniawan (Dok.Pemkab )

KBRN, Bandung Barat : Perputaran transaksi di puncak peringatan Hari Jadi Kabuaten Bandung Barat (KBB) ke-15 mencapai Rp3,5 miliar. Hal ini menjadi berkah tersendiri bagi pelaku UMKM di Kab. Bandung Barat.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, pihaknya turut merasa senang dengan capaian nilai transaksi itu, karena dapat membangkitkan kembali geliat ekonomi pasca pandemi.

“Dengan jumlah yang datang membludak baik pada hari pertama maupun kedua menjadi momentum promosi juga bagi para pelaku UMKM yang datang dari seluruh wilayah KBB,” ujar Hengky, Selasa (21/6).

Menurut Hengky, Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya turut hadir dan berbelanja ke stand produk UMKM di ajang “Bandung Barat Expo 2022 tersebut. “Ini sebagai bentuk kehadiran kami bagi para pelaku UMKM KBB. Dengan membelanjakan penghasilannya ke pelaku UMKM di Kabupaten Bandung Barat,” katanya.

Ia berharap, dengan berbagai program pemulihan ekonomi yang digulirkan pemerintah dapat segera membangkitkan geliat ekonomi masyarakat Bandung Barat. “Besar harapan kita, ekonomi Bandung Barat kembali bangkit karena kita mempunyai cita-cita Bandung Barat ekonomi kuat 2030,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas (Sekdis) Dinkopumkm Bandung Barat, Wewen Sarwenda mengatakan, lebih 500 pelaku UMKM dan Koperasi di Kabupaten Bandung Barat terlibat dalam kegiatan Bandung Barat Expo 2022 ini.

“Pesertanya ada UMKM mandiri, Forum UMKM dan juga koperasi dengan berbagai produk yang dijajakan baik kuliner, fashion, kerajina, juga produk pertanian serta yang lainnya,” imbuhnya.

Ia menambahkan, dalam kegiatan tersebut nilai transaksi yang cukup tinggi membuat para pelaku UMKM di wilayahnya senang lantaran omzet yang cukup lumayan. “Dengan kegiatan itu para pelaku UMKM cukup terbantu dan hal ini tentunya mendorong geliat ekonomi pasca pandemi,” tuturnya lagi.

Sementara itu, salah satu pelaku usaha jamur tiram, Ceppy Taufik Akbar mengatakan, pada gelaran 2 hari tersebut dirinya mengaku mendapat omzet mencapai Rp6 juta rupiah. “Alhamdulillah kemarin hasil penjualan benih jamur dan hasil olahan jamur cukup laris terjual,” akunya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar