Pelaku Usaha Tanaman Hias Turut Andil Tata Kawasan Kota

KBRN, Garut : Tanaman hias, bibit buah buahan, dan aneka ragam aksesoris penunjang taman, seperti dinding air merupakan sektor usaha holtikultura yang memiliki prospek yang cukup bagus.

Romli Dermawan salah seorang pelaku usaha holtikultura di kawasan sudirman Copong Garut yang hingga saat ini masih bertahan di bisnis tersebut.

Usaha yang dirintisnya sejak tahun 1975 itu hingga saat ini terus berkembang, bahkan jrjaknya banyak diikuti oleh prngusaha lainnya di Kabupaten Garut.

"Ada kepuasan tersendiri dalam mengembangkan usaha budidaya holtikultura ini, selain tidak perlu mengeluarkan modal yang cukup besar juga bisa membantu membangun dalam aspek pentaaan kota Garut khususnya dalam pengembangan atau pembangunan taman taman dikawasan kota," katanya, Rabu (25/5/2022).

Namun demikian, menurut Romli, untuk budidaya holtikultura ini memerlukan keahlian tersendiri dan harus memiliki jiwa seni.

"Kita harus dapat memahami berbgai jrnis karakter tanaman dan keahlian dalam membuat aksesoris taman pendukung yang tentunya disesuaikan dengan keinginan dan selera konsumen," jelasnya.

Konsumen yang datang ke galerinya, menurut Romli didominasi dari pembeli lokal tetapi ada juga dari luar daerah Garut seperti dari Bandung, Tasik dan sekitarnya.

Romli menambahkan, penghasilan atau omzet yang didapat dari menjual produk holtikultura ini bisa mencapai 30 juta perbulannya. Namun selama pandemi Covid 19 pendapatannya menurun.

"Selama pandemi usaha kami sempat menurun karena rendahnya daya beli masyarakat mungkin karena faktor ekonomi,namun saat ini sudah mulai bangkit krmbali," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar