BPS Gelar Rakor Teknis Long From SP

Rakor Tekhnis Long From SP (Foto: Wildan Pratomo / RRI Bandung)

KBRN, Bandung: Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Barat menyelenggarakan kegiatan Rapat Koordinasi Teknis Long Form SP 2020 di Arya Duta Bandung dari tanggal 24-26 Mei 2022. 

Plt. Kepala BPS Provinsi Jawa Barat Agus Praptono, beserta Tim LF SP 2020 dan Kepala BPS Kabupaten/Kota Se-Jawa Barat bersama ketua Bidang Tim LF SP 2020.

Disamping itu, menghadirkan dari Instansi terkait wilayah Provinsi Jawa Barat yaitu Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Bappeda, Dinas Kesehatan, BKKBN dan Dinas Kominfo Jawa Barat.

Plt. Kepala BPS Provinsi Jawa Barat Agus Praptono mengatakan, Rapat Koordinasi Teknis Long Form SP 2020 ini mengusung tema “Kolaborasi #Mencatat Indonesia dalam Menghadapi Tantangan Long Form SP2020 untuk mewujudkan Jabar Juara”.  

"Seluruh jajaran BPS Kabupaten/Kota serta Pemerintah Daerah dan Instansi terkait harus bersama dan berkolaborasi dalam mendukung kegiatan Long Form SP2020 untuk mewujudkan Jabar Juara.  Sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Jawa Barat Terwujudnya Jawa Barat Juara Lahir Batin Dengan Inovasi dan Kolaborasi," ungkapnya. Selasa (24/5/2022).

Rangkaian kegiatan Rakortek LF SP2020 menghadirkan narasumber dari Pusat Riset Kependudukan BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) oleh Dr. Nawawi, PHD yang akan membahas Dinamika Kependudukan di-Era Pasca Pandemi dan Dampak Terhadap Parameter Demografi di Jawa Barat dan dari Koalisi Kependudukan Indonesia Wilayah Jawa Barat, Ketua Prodi Ilmu Ekonomi FEB Unpad DR Ferry Herdiyanto, SE yang akan membahas mengenai Dampak Pandemi Covid-19: Mobilitas Penduduk dan Karakteristik Ketenagakerjaan di Jawa Barat.

Misi besar SP2020 lanjutan adalah memotret karakteristik demografi pasca gelombang kedua pandemi Covid-19. Kagiatan ini menjadi dasar dalam Proyeksi penduduk pada Indonesia Emas 2045, Indikator pencapaian SDGs, penyusunan RPJMN dan rencana pembangunan lainnya. Selain itu, dalam menghadapi isu bonus demografi di Jawa Barat, diharapkan berbagai rencana pembangunan dapat disusun dengan memperhatikan berbagai parameter demografi yang akan dihasilkan dari LF SP2020 ini. 

"Sehingga kita dapat memaksimalkan berbagai peluang (window opportunity) agar tidak menjadi bencana demografi," imbuhnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Barat, Ateng Hartono menyampaikan apresiasi kepada Gubernur dan Bupati/Walikota se-Jawa Barat yang telah memberikan dukungan bagi suksesnya SP2020 lanjutan di Jawa Barat. 

"Kepada seluruh warga Jawa Barat yang terpilih menjadi responden, mari bersama mendukung SP2020 lanjutan dengan memberikan data dengan jujur dan sebenarnya. Data berkualitas untuk membangun Jabar Juara, diawali dengan jawaban jujur dari responden,"katanya.

Dalam Kegiatan itu turut di hadiri oleh Drs. H. Dady Iskandar, M.M., (Kepala Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil Provinsi Jawa Barat), DR. Ateng Hartono, SE, M.Si (Deputi Bidang Statistik Sosial BPS RI) sebagai bentuk dukungan dalam kegiatan rapat koordinasi teknis khususnya dan pelaksanaan Long Form SP 2020 Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar