Dampak Daya Beli Masyarakat Rendah dan Cuaca, Harga Sayuran Anjlok

Pedagang bawang merah di pasar tradisional.(Foto: Ilustrasi).

KBRN, Garut : Melimpahnya hasil produksi pertanian khususnya sayuran saat ini, tidak diimbangi dengan tingkat daya beli masyarakat.

Salah seorang pengepul sayuran di Ciateul Tarogong Garut Ujang Saeful mengatakan, kondisi tersebut cukup berpengaruh terhadap kelangsungan hidup para petani

"Rendahnya daya beli masyarakat saat ini, berpengaruh besar terhadap penghasilan petani bahkan berpotensi merugi, dari sisi produksi memang cukup melimpah tapi  yang beli berkurang,"katanya, Senin (23/5/2022).

Ujang mengatakan, kondisi itu juga berdampak dengan  anjloknya harga  sayuran dari mulai tingkat petani hingga pengepul.

" Lemahnya faktor ekonomi dan perubahan cuaca juga sangat menentukan terhadap redahnya harga sayuran saat ini,"jelasnya.

Menurut Ujang, untuk pengiriman barang keberbagai daerah di Jawa Barat seperti Tasikmalaya, Banjar, Cirebon, Indramayu hingga Tangerang dinilai cukup lancar namun pembayarannya mengalami kemacetan.

"Kirim barangnya sih lancar, tapi pembayaran dari pedagangnya yang tidak lancar bahkan jarang tunai, dengan alasan sepi pembeli dan faktor cuaca,"tambahnya.

Ujang menilai pemerintah hadir dan turun tangan,  saat harga komoditi pertanian mengalami lonjakan. Namun sebaliknya saat harga  komoditi sayuran anjlok, pemerinrah tidak bisa berbuat banyak.

"Saat harga anjlok,  tidak ada solusi dari pemerintah untuk menaikan harga,  sehingga tidak sedikit petani gulung tikar, seharusnya pemerinrah sering turun lapangan untuk mengetahui secara langsung kondisi petani yang sebenarnya,"pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar