10 Kopi Terbaik Jabar, Jadi COE Winners

KBRN, Bandung: Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Jawa Barat Herawanto mengatakan, rangkaian Cup of Excellence (COE) merupakan event internasional paling tinggi di kalangan industri kopi spesialis yang bertujuan untuk mencari kopi berkualitas tinggi dari sebuah negara penghasil kopi.

Hal tersebut diungkap Herwanto, disela-sela peresmian Cup of Excellence(COE), di Kota Bandung, Kamis (27/1/2022) malam.

Standar kompetisi yang dimiliki oleh COE adalah yang tertinggi dalam industri kopi specialty.

"CEO ini adalah inisiatif untuk menyeleksi kopi terbaik Indonesia, kopi specialty dari seluruh wilayah Indonesia. Dan pada kesempatan ini ada 26 Winners kopi. Dari 26 itu yang membanggakan ada 10 dari Jawa Barat, "jelas Herawanto.

"Keikutsertaan Indonesia dalam jajaran negara pelaksana COE menempatkan Indonesia sebagai negara pertama di Asia yang menyelenggarakan COE sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara produksi kopi terbesar di dunia yang dibuktikan sebagai negara pengekspor kopi peringkat 4 dunia di tahun 2021,"ucap Herwanto.

Ia menambahkan,  event ini juga merupakan bagian dari Road to G20, di mana Indonesia bertindak sebagai tuan rumah sepanjang tahun 2022 ini.

"Sebagai event internasional paling tinggi di kalangan industri kopi specialty, COE akan menjadi pembuka jalan bagi petani kopi Indonesia untuk melakukan ekspor dan menjual produk kopi melalui berbagai marketplaces dalam jangkauan yang lebih luas dari sebelumnya. Selain itu, melalui acara ini diharapkan pasar domestik penjualan kopi menjadi semakin berkembang dan kuat untuk menjadi tuan rumah di negeri sendiri,"jelasnya.

Ragkaian COE 2021 merupakan satu rangkaian panjang yang dimulai dengan penerimaan sample, lalu tahapan seleksi dan penjurian mulai dari tahap nasional hingga tahap internasional, hingga akhirnya terpilih 32 kopi dari berbagai daerah di Indonesia sebagai COE Winners, 10 diantaranya merupakan kopi dari Jawa Barat. Secara rinci, 26 kopi dinobatkan sebagai COE Winners, merupakan kopi dengan raihan cupping score minimal 87, dan 6 kopi lainnya memiliki memiliki rentang cupping score 85 sd 86,99 dan berstatus sebagai National Winners.

Selanjutnya, ke-32 kopi tersebut akan mengikuti lelang internasional secara virtual. Hingga saat ini, tercatat 120 potential buyers dari 27 negara telah terdaftar untuk mengikuti proses lelang. 

Perolehan cupping score dengan angka tinggi yang berhasil ditorehkan dalam COE ini merupakan wujud keuletan para petani kopi dalam mengembangkan proses produksi dan pengolahan pasca panen. 

Banyak sekali aspek penting yang perlu terus dikembangkan oleh petani kopi antara lain pemanfaatan teknologi atau digitalisasi untuk menghasilkan kopi berkualitas, serta memiliki konsistensi karakteristik baik dari rasa, aroma, maupun bentuknya. Selain itu, proses produksi dan pengolahan kopi harus berpegang teguh pada prinsip keberlanjutan.

Sustainable agriculture bukanlah suatu hal yang sulit untuk dilakukan pada klaster kopi. Efisiensi penggunaan air, substitusi pupuk organik, pemberdayaan ekonomi lokal, serta pengembangan pertanian kopi berbasis konservasi alam namun tetap memberdayakan masyarakat sekitar agar produktif adalah beberapa contoh implementasi yang dapat dilakukan untuk mewujudkan peningkatan produktivitas kopi secara sustainable sebagaimana konsep green economy.

10 dari ke 32 COE Winners ini adalah  kopi dari Jawa Barat, 2 di antaranya berasal dari kopi Wanoja dan 1 dari kopi Mahkota Garut yang telah mengimplementasikan budidaya kopi berbasis konservasi alam atau yang disebut agroforestry.

Herawanto juga mengatakan,  dalam jangka panjang, outcome dari rangkaian kegiatan seperti COE ini adalah untuk  meningkatkan kualitas kopi Indonesia agar dapat bersaing di kancah internasional dan dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain, mengembangkan pertanian kopi serta industri pariwisata berkelanjutan dalam rangka mendukung sustainable agriculture dan green economy, serta mengoptimalkan ekspor kopi Indonesia dan mendorong substitusi impor kopi untuk mendukung industri kopi dalam negeri sekaligus be

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar