Pandemi Covid, Produk Kuliner Tidak Terdampak

KBRN,Garut : Ketua Rumah IKM-UKM 21 Kabupaten Garut Ci Leni mengatakan, selama pandemi Covid-19, salah satu produk unggulan IKM UKM dari sektor kuliner atau makanan tidak begitu terdampak.

"Selama pandemi Covid, pemasaran produk kuliner tetap berjalan, namun belum bisa merambah masuk  hingga seluruh Indonesia atau belum tersuplai ke seluruh wilayah kota karena kendalanya dari aspek ketahanan produk makanannnya yang rata-rata tanpa bahan pengawet,"kata Ci Leni  di Pendopo Garut,Senin (24/1/2022).

Ci Leni memastikan seluruh pelaku usaha IKM dsn UKM yang tergabung di komunitas Rumah IKM-UKM 21 sudah mengantongi legalitas perizinan dari institusi berwenang.

"Saat ini ada sekitar 70 usaha pelaku IKM dan UKM yang tergabung di Rumah 21,seluruhnya sudah mengantongi legalitas perizinan sebagai salah satu syarat untuk bergabung di komunitas kami,"tuturnya.

Ci Leni menambahkan,lagi-lagi soal bantuan  permodalan yang saat ini menjadi kendala bagi para pelaku usaha  UKM IKM.

"Kami sudah sering mengajukan bantuan permodalan namun hingga saat ini  belum ada respon dari Pemerintah maupun pihak Perbankan,"pungkasnya.

Sementara Kadis Perindustrian,Perdagangan dan ESDM Pemkab Garut Nia Gania Karyana mengatakan,pentingnya para pelaku usaha IKM dan UKM mengantongi seluruh perizinan dari institusi berwenang yang tergabung dalam komunitas,untuk.memudahkan saat mendapat bantuan permodalan atau bantuan fisik yang sifatnya berkelompok.

"Jika pelaku usaha IKM dan UKM sudah mengantongi izin usaha,maka itu akan mempermudah untuk mendapatkan bantuan permodalan dari Pemerintah,"tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar