Desa Wisata Rintisan, Pemkab Hibahkan Dana APBD

KBRN, Garut : Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, saat ini sedang giat-giatnya membangun Desa Wisata (Dewi), sebagai objek wisata rintisan.

"Untuk membangun desa wisata, Pemkab Garut akan memberikan hibah ke masing-masing desa wisata antara 100 hingga 200 juta rupiah, dana hibah dari APBD tersebut, untuk fasilitas penunjang pembangunan desa wisata, selain anggaran dari dana desa," kata Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata dan Budaya Pemkab Garut, Evi Anshori di Garut, Senin (17/1/2022).

Evi menyampaikan, di tahun 2022 ini sedikitnya ada 25 desa yang akan mendapatkan dana hibah untuk pembangunan desa wisata tersebut.

"Desa wisata Jatisari Cisompet salah satu desa yang mendapatkan dana hibah dari Pemkab sebesar 200 juta rupiah dan desa wisata rintisan lainnya," tambahnya.

Evi mengatakan, desa wisata yang sudah mendapatkan SK Bupati sebanyak dua desa, dan 30 desa wisata lainnya baru mengantongi SK dari Disparbud.

"Nantinya desa wisata itu dikelola oleh masing-masing desa sehingga diharapkan ada pemasukan retribusi untuk kas pendapatan asli desa (PAD)," jelasnya.

Evi menambahkan, Dinas Pariwisata dan Budaya hingga saat ini masih mengandalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari 5 objek wisata, masing-masing objek wisata Situ Cangkuang Leles, Situ Bagendit, pantai Sayangheulang, pantai Santolo dan Cipanas

"PAD dari 5 objek  wisata tersebut sudah sesuai dan merujuk pada Peraturan Daerah (perda) tentang retribusi atau pendapatan daerah," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar