Museum KAA Rayakan ke-66 Tahun Konferensi Asia Afrika

Diskusi forum bersama GM Payjoy Africa, Dominique Friedl dalam Asia Africa Youth Forum. (Foto: Istimewa)

KBRN, Bandung: Dalam rangka memperingati ke-66 tahun Konferensi Asia Afrika, Museum Konferensi Asia Afrika bersama Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menggelar kegiatan Asia Africa Youth Forum yang dibuka oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Adapun sejumlah pembicara dan peserta hadir dari berbagai negara seperti Afrika Selatan hingga China yaitu Director for Public Diplomacy Indonesian MoFA, Yusron B. Ambary bersama pemateri forum GM Payjoy Africa, Dominique Friedl, dan SEON Manager, Kreeshna Manganju, serta turut dimoderatori oleh Lucky Artha El Saud. 

Kepala Museum KAA, Dahlia Kusuma Dewi, menjelaskan tujuan terselenggaranya kegiatan ini selain sebagai peringatan ke-66 tahun Konferensi Asia Afrika namun juga sebagai pengingat untuk melanjutkan semangat forum yang sempat lahir pada 2015, Asia Africa Student Conference.

“Kalau boleh saya recall pada saat peringatan ke-60 tahun KAA tahun 2015 pernah ada Asia Africa Student Conference dan mereka menghasilkan statement tentang kepemimpinan pemuda soal social entrepreneurship dan kemerdekaan digital. Jadi diharapkan bisa merecall lagi itu dan melanjutkan semangat forum yang saat itu lahir,” terangnya kepada RRI Bandung, Selasa (30/11/2021). 

Diketahui di tahun sebelumnya, 2020, kegiatan ini sempat absen mengingat kendala masa pandemi Covid-19. Namun, tahun ini berhasil dilaksanakan dengan mekanisme hybrid, menghadirkan peserta luring sejumlah 20 orang dan beberapa lainnya melalui sambungan daring untuk ikut berdiskusi dalam forum.

Dahlia menegaskan lewat forum ini ia ingin menyampaikan pesan untuk tidak meninggalkan peran pemuda karena KAA tidak hanya milik pejabat tinggi dan elit politik tapi ada semangat para pemudanya yang perlu diangkat.

“Menurut saya peran pemuda sangat sangat penting khususnya di era digital ini karena memang inovasi penting lahir dari generasi muda. Jadi semoga lewat forum ini bisa mengingatkan kembali kita betapa pentingnya peran pemuda untuk kemajuan negara juga global,” tegasnya.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pun berharap forum Asia Africa Youth Forum ini dapat jadi wadah generasi muda untuk turut menyalurkan gagasan gagasannya dalam membangun dan memulihkan ekonomi negara khususnya dalam ekonomi digital. 

“In this forum, I hope the young generation actively submit their ideas to have the government and the world in the economic recovery particularly in the digital economy,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar