Bakal Sampaikan Aspirasi, KPJ Bawa Tiga Tuntutan

Kelompok Pengamen Jalanan (KPJ) Kota Bandung. (Foto:istimewa)

KBRN, Bandung: Terkait masih terjadinya razia terhadap pengamen jalanan, Kelompok Penyanyi Jalanan (KPJ) bakal kembali menyampaikan aspirasinya. Aksi kali ini selain menyampaikan aspirasinya, KPJ juga bakal menggelar aksi kesenian dan doa bersama bagi Indonesia jelang HUT RI yang ke 77.

Ketua KPJ Bandung Cepi Suhendar mengatakan, aksi bakal digelar pada Senin 15 Agustus 2022 di depan Gedung DPRD Kota Bandung.

“Selain doa bersama bagi Indonesia, kami juga akan menyampaikan aspirasi terkait Perda Tantribnas 2019, menindak lanjuti 3 tuntutan aksi pada 12 Maret 2020 lalu kepada Wali Kota Bandung dan DPRD Kota Bandung,”ucap Cepi Jumat, (12/8/2022).

Cepi menambahkan, 3 tuntutan yang sudah disampaikan pada saat itu adalah meminta Pemerintah Kota Bandung wajib menjamin kenyamanan dan keamanan dalam mencari kehidupan yang layak sesuai dengan amanah Undang-undang Dasar 1945.

Kemudian penyediaan lapangan kerja sarana dan prasarana sebagai wahana ekspresi dan professional.

Menuntut pemerintah Kota Bandung dalam melakukan pembinaan dan mengayomi para seniman jalanan secara bekesinambungan agar terjadi sinergi dan sama-sama memajukan Kota Bandung.

“Menuntut razia terhadap pengamen jalanan dihentikan,”tegas dia.

KPJ juga meminta, agar pelaksanaan kebijakan penanganan PMKS masalah kesejahteraan sosial pengamen/KPJ yang tidak berpihak kepada masyarakat/inkonsisten serta tidak menuaikan hasil yang diharapkan serta bertentangan dengan Pancasila dan UUD 45.

“Sekitar 150 orang nantinya akan menyampaikan aspirasi. Kita juga sudah melayangkan surat pemberitahuan aksi ini kepada pihak kepolisian,”ucap dia.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar