Antisipasi Kecurangan Zonasi, Disdik Kota Bandung Kolaborasi Dengan Disdukcapil

KBRN,Bandung : Dinas pendidikan (Disdik) Kota Bandung akan berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), guna melakukan pengawasan saat pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2022.

Menurut Kepala Disdik Kota Bandung, Hikmat Ginanjar hal tersebut dilakukan, guna mengetahui secara pasti data dan alamat peserta PPDB tahun 2022.

Bahkan tersebut tambah Hikmat, juga sebagai bentuk antisipasi pemalsuan alamat saat PPDB. Apalagi saat ini masih mengunakan sistem Zonasi jarak antara rumah dan sekolah.

"Kita berkoordinasi dengan Disdukcapil, nanti Disdukcapil yang akan memberikan verifikasi dan validasi ke kita terkait data yang sesungguhnya," ujar Hikmat kepada RRI, di Taman Dewi Sartika, Balai Kota Bandung, Rabu (25/5/2022).

Hikmat juga menyebut, pada pelaksanaan PPDB tahun ini, pihaknya akan membagi menjadi beberapa wilayah. Seperti hal nya di tingkat Sekolah Dasar (SD), pihaknya akan mengatur antar jarak rumah dengan Sekolah yakni 1 Kilometer.

 "Jadi artinya masih di luar itu bisa masuk kategori diterima, dan kemudian untuk tingkat SMP 3 Kilometer. Tapi jika berbatasan lokasi itu maka dia mendapat hak untuk diterima di Sekolah bersangkutan," ucapnya.

Hikmat menambahkan, juga menuturkan pada pelaksanaan PPDB tahun ini Pemkot Bandung akan menyediakan sebanyak 75,173 kursi yang nantinya akan di semua jenjang pendidikan.

 "Untuk kouta SD itu ada 37.585, kouta SMP 15.680 kemudian untuk SMP swasta 21.905," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar