DKPP Kota Bandung Periksa 10 Hewan Suspect PMK

KBRN,Bandung : Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung mengungkapkan sebanyak 10 hewan ternak milik peternak di Kecamatan Babakan Ciparay diperiksa di Balai Veteriner, Kabupaten Subang. Hewan ternak diperiksa kaitan dengan penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK). 

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung Gin Gin Ginanjar mengatakan terdapat 10 hewan ternak dari total 49 hewan ternak milik peternak Kecamatan Babakan Ciparay yang diperiksa di Balai Veteriner. Sampel darah diambil untuk memastikan apakah terpapar PMK atau tidak. 

"Ada 10 dari 49 ekor dari 1 peternak di Kecamatan Ciparay, tim internal kita memeriksa secara klinis, untuk memastikan bahwa itu positif atau tidak bawa sampel darah ke balai Veteriner Subang menunggu hasil," ujar Gin Gin kepada wartawan di balaikota Bandung, Senin (23/5/2022). 

Dikatakan Gin Gin hasil pemeriksaan paling lambat diperoleh besok, Selasa kemarin. Hewan ternak tersebut diperoleh oleh peternak dari wilayah Kabupaten Purwakarta. 

Namun ia memastikan hingga saat ini belum ditemukan kasus PMK di Kota Bandung. Pihaknya pun berupaya agar tidak terdapat kasus PMK. 

"Dari hasil inspeksi ke peternak di RPH dan laporan masuk sampai hari ini belum menemukan kasus PMK di Kota Bandung nol kasus. Mudah-mudahan dapat terus dipertahankan," ucapnya. 

Sementara itu Sekretaris Daerah Kota Bandung Ema Sumarna mengatakan hingga saat ini belum ditemukan kasus PMK di Kota Bandung. Namun terdapat beberapa hewan ternak yang memperlihatkan gejala diduga PMK dan tengah diperiksa. 

"Per hari ini belum terinformasikan di Kota Bandung itu ada hewan yang terpapar PMK tapi gejala klinis sudah ada kecurigaan ada tapi sekarang masih menunggu hasil lab apakah positif atau tidak. Nah ini yang terus diantisipasi," bebernya. 

Ema menambahkan, apabila dinyatakan positif PMK maka akan diobati dan harus dilakukan isolasi untuk disembuhkan. 

"melakukan monitoring dan pengawasan terhadap arus lalu lintas hewan ternak di Kota Bandung," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar