Desa di KBB Kehabisan Dana Subsidi Bagi Warga Terdampak Covid-19

Kadles Lembang Yono Maryono saat menyerahkan bantuan bagi warga terdampak Covid-19 (Foto:Amelia Hastuti/RRI)

KBRN, Cimahi : Semua desa di Kabupaten Bandung Barat sudah tidak memiliki anggaran untuk mensubsidi warga yang terdampak Covid-19.

Alokasi anggaran 8 persen dari dana desa untuk penanganan pandemi termasuk bantuan untuk warga yang menjalani isolasi mandiri sudah habis, seperti  yang dialami Desa Lembang, Kecamatan Lembang.

"Anggaran yang awalnya disiapkan untuk memenuhi kebutuhan warga selama satu tahun. Kenyataanya sudah menipis sedangkan jumlah warga yang menjalani isolasi justru semakin meningkat selama bulan Juni ini," ungkap Kepala Desa Lembang Yono Maryono kepada wartawan, Kamis (24/6/2021).

Menurutnya, saat ini ada 114 warganya yang menjalani isolasi mandiri, kondisinya cukup baik dan sebagian besar tanpa gejala. Pihaknya mengalokasikan bantuan sembako bagi warga yang menjalani isolasi mandiri senilai Rp400 ribu untuk setiap keluarga.

"Anggaran desa untuk penanganan Covid-19 sudah habis. Kalau untuk enam bulan ke depan, kita bakalan enggak sanggup," jelasnya.

Untuk itu, pihaknya sudah mengajukan refocusing anggaran. Anggaran untuk kegiatan yang tidak terlalu mendesak dialihkan untuk penanganan Covid-19 seperti masker, penyemprotan disinfektan, ruang isolasi, sampai bantuan sembako.

"Total paket sembako yang sudah disalurkan hingga kemarin sebanyak 66 paket yang terdiri dari sembako, obat-obatan dan vitamin," ujarnya.

Yono menyebutkan, Desa sendiri sudah membuat ruang isolasi dengan memanfaatkan ruang perpustakaan yang saat ini tidak terpakai. 

" Sebelumnya, Desa Lembang telah menyiapkan ruangan khusus di sekitar Lapangan Bentang namun tidak satu pun pasien yang bersedia menjalani isolasi di sana.Akhirnya setelah dipindah, ada pasien yang bersedia menempati ruang isolasi," katanya.

Hingga pertanggal 21 Juni 2021, total kasus Covid-19 di Desa Lembang mencapai 280 orang, sebanyak 163 orang dinyatakan sembuh dan 4 orang meninggal dunia. Sekitar 114 orang masih menjalani isolasi karena hanya mengalami gejala ringan.

"Jika kasus Covid-19 tidak tuntas tahun ini, kita terpaksa akan mengandalkan swadaya masyarakat untuk membantu penanganan warga yang terdampak," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00