Sasar Usia 18, Ruang Kolaborasi dan Klinik Husada Gelar Vaksinasi Covid di Kota Bandung

Inisator Ruang Koloborasi Rendiana Awangga memantau pelaksaan vaskinasi, kerjasama Ruang Koloborasi dan Klinik Husada Kota Bandung. (Foto:Azis Zulkarnaen/RRI).

KBRN, Bandung: Ruang Kolaborasi bekerjasama dengan Klinik Husada, menyasar vaksinasi warga Kota Bandung berusia 18 tahun ke atas. Inisiator Ruang Kolaborasi Rediana Awangga atau Kang Awang mengatakan, vaksinasi bakal dilakukan di enam titik Kota Bandung, dengan target 1200 dosis/orang dalam satu hari.

“Saat ini memang kita baru melakukan di satu titik saja, dengan target sasaran 200 orang vaksin, hari pertama. Kita akan melakukan evaluasi juga efektifitas alur dan pelaksanaannya. Rencananya  dalam waktu ke depan sekitar dua atau tiga hari lagi, kita akan mengadakan di enam titik dengan target masing-masing 200 orang atau 1200 peserta vaksin perharinya,”ucap Kang Awang disela pelaksanaan vaksinasi massal, di Gor Futsal Dash, Sindanglaya Arcamanik Kota Bandung, Kamis (24/6/2021).

“Alur pendaftarannya mereka (masyarakat) melalui link yang kita bagikan, kemudian dari link yang kita bagikan itu kita akan bagi per-wilayah. Wilayah (domisili warga)  mana yang terdekat dengan lokasi pelaksanaan vaksinasi kita. Dan kemudian mereka akan mendapatkan whatsapp dan sms, untuk melihat lokasi dan jam berapa di vaksin. Kita batasi perjam itu maksimal 20 -30 orang,”tambahnya.

Kang Awang yang juga anggota DPRD Kota Bandung ini juga mengatakan, upaya yang dilakukan Ruang Kolaborasi dan Klinik Husada Kota Bandung, adalah untuk membantu pemerintah mempercepat proses vaksinasi masyarakat. Hal itu penting, untuk memutus rantai penyebaran pandemi, sekaligus membentuk kekebalan kelompok (herd immunity) di masyarakat.

“Vaksinasi ini harus didukung semua pihak, oleh masyarakat. Masyarakat jangan ada yang menolak vaksin, agar kemudian kita dapat memutus penyebaran mata ranta Covid-19,”jelasnya.

Ia juga menambahkan, Ruang Kolaborasi merupakan kumpulan orang yang mempunyai pandangan yang sama, untuk memecahkan berbagai permasalahan yang terjadi di Kota Bandung, secara bersama-sama.

“Apalagi permasalahan pandemi ini adalah tanggung jawab kita bersama. Dan mencari solusinya adalah menjadi bagian dari kolaborasi berbagai pihak.  Salah satunya adalah vaksinasi ini, yang kami rasa tidak mungkin menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah,”pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00