Disdagin Kota Bandung Klaim Pengunjung ke Pusat Perbelanjaan Landai

KBRN, Bandung: Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung mengklaim aktivitas pengunjung yang datang ke pusat perbelanjaan atau mal khususnya di Jalan Dalem Kaum dan Jalan Kepatihan sudah melandai. Operasional mal dan pusat perbelanjaan pada malam takbiran tepat hingga pukul 21.00 Wib. 

"(Pusat perbelanjaan dan mal), buka sampai jam 21.00 Wib karena perwal kemarin juga dalam ratas masih sama aturannya. Mal dan ritel tutup jam 21.00 Wib," ujar Kepala Disdagin Kota Bandung, Elly Wasliah, Selasa (11/5/2021). 

Ia pun menuturkan, adanya kebijakan penutupan jalan sejak pukul 18.00 Wib pada saat malam takbiran menjadi resiko yang harus ditanggung oleh pengelola mal dan pusat perbelanjaan. Dampaknya, ia memperkirakan pengunjung yang datang akan lebih sedikit dan sepi. 

"Manakala ada penutupan jalan konsekuensi agak sepi itu salah satu resiko apakah mau ditutup atau buka itu diserahkan ke manajemen aturan jam 21.00 Wib masih boleh (buka)," paparnya.

Elly mengevaluasi penutupan jalan sejak pukul 18.00 Wib dan penutupan mal dan pusat perbelanjaan hingga pukul 21.00 Wib tidak akan menimbulkan keramaian. Sebab aktivitas pengunjung yang hendak membeli barang-barang sudah landai. 

"Kalau kami mengevaluasi hari ini sudah landai teman-teman di Kepatihan melaporkan agak landai," bebernya.

Elly berharap puncak pergerakan masyarakat berbelanja ke mal dan pusat perbelanjaan sudah terjadi akhir pekan kemarin," Hari ini dilaporkan sudah mulai landai baik di King atau Kepatihan," katanya. 

Dikatakan Elly, pihaknya tetap melakukan antisipasi apabila terdapat pelanggaran protokol kesehatan maupun kapasitas pengunjung yang membludak maka mal dan pusat perbelanjaan dapat ditutup sementara," Tidak segan Disdagin merekomendasikan ditutup atau disegel 14 hari, denda Rp 500 ribu," ucapnya.

Elly menuturkan, pihaknya sudah memberikan peringatan kepada mal dan pusat perbelanjaan yang tidak dapat mengantisipasi lonjakan penumpang beberapa waktu lalu. 

Namun, kerumunan yang muncul akibat kebijakan pembatasan kapasitas sebesar 50 persen diluar mal akhir pekan kemarin bukan pelanggaran. Pihaknya bersama Satpol PP, polisi dan lainnya berhasil mengurai kerumunan di luar mal dan pusat perbelanjaan tersebut. 

"Yang Sabtu kemarin bukan pelanggaran, justru manajemen ritel dan mal saat kapasitas 50 persen semua akses ditutup maka ada antrean pengunjung. Di dalam sesuai prokes hanya yang diluar ingin masuk berkerumun," katanya. 

Semenatara itu Kepala Bidang Hukum dan Lembaga Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Barat, Rully Sidharta mengatakan jam tutup operasional pusat perbelanjaan dan mal pada malam takbiran sesuai aturan pukul 21.00 Wib. Namun, banyak pusat perbelanjaan dan mal yang tutup lebih awal dari pukul 18.00 Wib. 

"Secara aturan jam 9 (tutup) tapi bervariasi ada dari jam 17.00 Wib tutup, jam 18.00 Wib dan jam 21.00 Wib. Kita kembalikan ke masing-masing," bebernya.

Lebih lanjut Elly menambahkan, daya beli masyarakat jelang Lebaran 1442 hijriah meningkat signifikan namun jika dirata-ratakan sebulan relatif masih tidak terlalu banyak,"  daya beli masyarakat dapat terlihat pasti setelah Lebaran 1442 hijriah berakhir," tandasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00